GenPI.co - Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mendukung pemberdayaan perempuan lewat Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).
Komitmen tersebut tercermin pada kunjungan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda ke Menara PNM di Jakarta, Selasa (27/1).
Pada kunjungannya itu, Gubernur Sherly menyempatkan diri berdialog langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah merasakan manfaat pendampingan.
Para nasabah PNM Mekaar merupakan pelaku usaha yang bergerak di berbagai sektor, seperti kuliner rumahan, batik, hingga produksi makanan ringan.
Adapun interaksi yang dilakukan Gubernur Sherly bertujuan menyerap pengalaman langsung para nasabah saat membangun dan mengembangkan usaha di tengah keterbatasan.
Gubernur Sherly mengatakan bahwa kedisiplinan, kebersamaan, dan saling mendukung dalam kelompok menjadi faktor penting menjaga keberlangsungan usaha.
Dia menilai pengalaman para nasabah PNM Mekaar bisa menjadi inspirasi bagi perempuan di Maluku Utara yang sedang atau akan merintis usaha, terutama di sektor ultra mikro.
Salah satu nasabah PNM Mekaar Cabang Depok Dewi Susanti mengungkapkan dirinya telah bergabung dalam Program Mekaar selama enam tahun.
"Pendampingan yang diberikan PNM tidak hanya membantu permodalan, tetapi juga membangun kebiasaan disiplin dan solidaritas antaranggota kelompok," ucap Dewi, Kamis (29/1).
Dewi menilai, pendampingan yang diberikan PNM berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarganya.
Sementara itu, Sekretaris PT PNM Dodot Patria Ary mengungkapkan komitmen perusahaan memperluas jangkauan pemberdayaan perempuan hingga ke wilayah timur Indonesia, termasuk Maluku Utara.
"PNM tengah mengembangkan sejumlah unit layanan guna memastikan akses pembiayaan dan pendampingan bisa dirasakan secara merata," kata Dodot.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PNM diharapkan mampu memperluas dampak pemberdayaan perempuan, sekaligus fondasi penguatan ekonomi keluarga dan daerah.(*)
Video heboh hari ini:




