Penulis: Riki Ilham Rafles
TVRINews - Inggris
Casemiro dan Carlo Ancelotti reuni di Timnas Brasil. Mereka memiliki hubungan yang baik sejak bekerja sama di Real Madrid beberapa tahun lalu.
Saat sama-sama di Madrid, keduanya mampu mempersembahkan trofi juara. Dua kali mereka memenangi Liga Champions, dan masing-masing satu untuk LaLiga, Piala Super UEFA, Piala Super Spanyol, dan Copa del Rey.
Raihan positif ketika menjadi pemain dan pelatih di Madrid coba mereka lanjutkan di Timnas Brasil. Piala Dunia 2026 menjadi ajang terdekat yang akan diarungi oleh Tim Samba.
Casemiro yang kini bermain di Manchester United terus dipantau perkembangannya oleh sang juru taktik. Dia mengirim perwakilan untuk menyaksikan langsung pertandingan Liga Inggris melawan Manchester City, 17 Januari 2026 lalu.
"Staf pelatihnya hadir di pertandingan melawan City. Mereka memberi tahu saya bahwa mereka ingin datang dan menonton pertandingan," kata Casemiro, dikutip dari ESPN.
Meski memutuskan meninggalkan Real Madrid pada 2022, Casemiro mengaku masih berkomunikasi dengan Carlo Ancelotti. Dia mengatakan, pria asal Italia itu tahu betul bagaimana cara menjalin hubungan dengan pemain.
Ancelotti merupakan sosok yang kuat sisi kemanusiaannya. Dia peduli dengan kehidupan para pemain di luar lapangan. Karena itulah, anak asuhnya menaruh rasa hormat yang begitu besar.
"Dia adalah orang yang selalu sangat dekat dengan para pemain, bahkan sampai ke urusan mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru," ujar pemain berusia 33 tahun itu.
Casemiro mengatakan, komunikasi antara pemain dengan pelatih dalam sebuah tim sangatlah penting. Ini adalah bekal yang baik untuk membentuk skuad yang solid.
"Kami selalu berkomunikasi dan itu penting. Ini adalah basis yang kuat untuk dimiliki tim nasional. Tentu saja ini bukan hal baru bagi Ancelotti untuk melakukannya. Sisi kemanusiaan sangat penting," tuturnya.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) menunjuk Ancelotti untuk menukangi Tim Samba pada Mei 2025. Saat itu performa tim di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona CONMEBOL belum memuaskan.
Dua kemenangan, satu kali imbang, dan sekali kalah jadi catatan Brasil di bawah arahan Ancelotti di kualifikasi. Mereka lolos ke Piala Dunia 2026 dengan status penghuni peringkat kelima klasemen.
Meski begitu, Ancelotti diharap membentuk tim menjadi lebih baik lagi, sehingga bisa bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2026.
Brasil memulai fase grup Piala Dunia 2026 dengan berada di Grup C. Saingan mereka untuk memperebutkan tiket ke babak gugur adalah Maroko, Haiti, dan Skotlandia. Di atas kertas, Tim Samba diunggulkan bakal menguasai grup ini.
Editor: Riki Ilham Rafles


