Front Selatan Retak! Rusia Tinggalkan Kherson, Logistik Donetsk Dibakar, Armada Laut Hitam Terancam

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Perkembangan terbaru di medan perang Ukraina menunjukkan peningkatan signifikan intensitas operasi militer Kyiv di berbagai front strategis. Dari wilayah rawa-rawa di selatan Kherson hingga garis logistik Rusia di Donetsk timur, pasukan Ukraina terus menekan, sementara militer Rusia dilaporkan mengalami kemunduran di sejumlah sektor kunci.

Rusia Mundur dari Posisi Strategis di Kherson

Menurut laporan RBC News, sekitar 26 Januari, pasukan Rusia telah ditarik mundur dari Pulau Oleksiivskyi di wilayah Kherson. Pulau ini sebelumnya berfungsi sebagai salah satu basis operasional penting Rusia di kawasan rawa-rawa sepanjang Sungai Dnipro.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Selatan Ukraina mengonfirmasi penarikan tersebut. Berdasarkan penilaian intelijen Ukraina, mundurnya pasukan Rusia tidak hanya disebabkan oleh tekanan militer langsung, tetapi juga oleh merosotnya moral tempur di kalangan prajurit Rusia. Serangan drone yang konsisten, keterbatasan suplai, serta kesulitan mempertahankan posisi di medan rawa disebut menjadi faktor utama.

Dengan ditinggalkannya Oleksiivskyi, Rusia kehilangan titik pijak penting untuk operasi pengintaian dan serangan lintas sungai, sementara Ukraina memperoleh ruang gerak lebih luas untuk memperkuat kendali di selatan Kherson.

Serangan Presisi Ukraina di Donetsk Timur

Di wilayah Donetsk timur, pasukan Ukraina juga melancarkan operasi ofensif terarah. Brigade Mekanis ke-28 Ukraina dilaporkan melakukan serangan berat terhadap sistem artileri dan jaringan logistik Rusia di sekitar Velyka Novosilka.

Dalam operasi tersebut, Ukraina berhasil:

Langkah ini dinilai sebagai upaya sistematis Ukraina untuk memutus rantai pasokan Rusia, sekaligus mengurangi efektivitas artileri dan drone yang selama ini menjadi tulang punggung operasi Moskow di Donetsk.

Fasilitas Minyak di Penza Hancur Total

Sementara itu, Ukraina juga merilis citra satelit terbaru yang menunjukkan kehancuran total sebuah fasilitas penyimpanan minyak di Penza, wilayah Rusia bagian barat. Kebakaran besar di lokasi tersebut dilaporkan berlangsung selama beberapa hari.

Menariknya, Penza berjarak sekitar 500 kilometer dari Moskow, menandakan bahwa Ukraina semakin memperluas jangkauan serangan terhadap infrastruktur strategis Rusia di wilayah pedalaman. Meski Moskow belum merilis penjelasan rinci, kerusakan ini dipandang sebagai pukulan terhadap logistik energi dan cadangan bahan bakar Rusia.

Armada Laut Hitam Rusia Kian Tertekan

Pada 27 Januari, kelompok perlawanan Ukraina HP陆 melaporkan bahwa Komandan Armada Laut Hitam Rusia, Laksamana Sergei Pinchuk, berpotensi dicopot dari jabatannya. Laporan tersebut menyebutkan bahwa kegagalan mempertahankan pangkalan dan kapal dari serangan drone Ukraina menjadi alasan utama.

Jika informasi ini terkonfirmasi, Pinchuk akan menjadi komandan ketiga Armada Laut Hitam Rusia yang dicopot sejak dimulainya perang skala penuh pada Februari 2022—sebuah indikasi krisis kepemimpinan dan tekanan operasional yang terus berlanjut di armada tersebut.

Data militer menunjukkan bahwa sejak Februari 2022:

Gambaran Umum: Ukraina Menggenggam Inisiatif

Secara keseluruhan, dari Kherson hingga Donetsk, Ukraina tampak jelas meningkatkan tempo dan cakupan serangan, baik di garis depan maupun terhadap target strategis di wilayah Rusia. Sebaliknya, Rusia menghadapi perlambatan operasi di beberapa sektor, tekanan moral pasukan, serta tantangan serius dalam mempertahankan logistik dan aset militernya.

Situasi ini menunjukkan bahwa konflik Ukraina–Rusia memasuki fase baru, di mana perang jarak jauh, serangan presisi, dan penggerusan kemampuan logistik menjadi penentu utama arah pertempuran ke depan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rekap Hasil Thailand Masters 2025, Rabu 28 Januari: Tunggal Putri Indonesia Gagal Total, 14 Wakil Merah Putih Lolos ke Babak Kedua
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
IPCM Catat Kinerja Operasional Positif Sepanjang 2025
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Kontingen Indonesia Sabet 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
5 Pintu Air di Jakarta Naik Waspada: Pesanggrahan-Manggarai
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Dibungkus Estetika Party, Whip Pink Dinilai Menyesatkan dan Membahayakan Anak Muda
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.