Asus kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin pasar laptop di Indonesia dengan memperbarui standar layanan purnajualnya. Setelah lebih dari satu dekade mendominasi pasar sejak 2013, Asus kini membawa peningkatan layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna yang kian dinamis bukan hanya soal performa perangkat, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan setelah pembelian.
Mulai 1 Januari 2026, Asus resmi memberlakukan peningkatan standar layanan Number 1 Quality of Service. Pembaruan ini mencakup seluruh model laptop dengan OPI 2024 yang diaktivasi sejak tanggal tersebut, dan dibangun di atas tiga pilar utama: Kualitas produk yang teruji secara ekstrem, perlindungan purnajual yang lebih komprehensif, serta jangkauan layanan servis yang semakin luas.
Pengujian Ekstrem Berstandar MiliterPilar pertama yang menjadi keunggulan utama laptop Asus adalah durabilitas. Seluruh lini laptop Asus telah melalui rangkaian pengujian ekstrem berstandar militer Amerika Serikat, MIL-STD 810H. Pengujian ini mencakup hingga 26 prosedur berbeda untuk memastikan perangkat siap menghadapi berbagai kondisi. Beberapa prosedur krusial dalam pengujian ini beberapa di antaranya meliputi:
Tes Guncangan (Shock Test): Didesain untuk menoleransi benturan mendadak hingga 40G, atau setara seperti kejadian kecelakaan (jatuh atau benturan keras). Selain itu, unit telah melewati uji jatuh sebanyak 18 kali dari ketinggian 80 cm untuk memastikan integritas komponen internal tetap terjaga.
Tes Getaran (Vibration Test): Mensimulasikan getaran konstan (Vibration Test) dengan frekuensi 5 hingga 500 Hz dan intensitas hingga 1.08G selama 60 menit. Pengujian ini memastikan integritas struktural jangka panjang, mencegah baut kendor atau konektor internal terlepas akibat guncangan terus menerus selama transportasi.
Tes Suhu Tinggi (High Temperature): Menguji ketahanan terhadap iklim panas ekstrem melalui prosedur High Temperature Storage hingga 71°C. Tes ini memastikan material sasis tidak melengkung (warping) dan komponen kritis seperti baterai serta panel layar tetap aman meskipun perangkat tertinggal di dalam bagasi mobil yang terparkir di bawah terik matahari.
Tes Suhu Rendah (Low Temperature): Unit diuji pada suhu ekstrem -25°C hingga -33°C selama 7 hari. Pengujian ini menjamin sasis tidak menjadi getas/retak. Khusus pada model dengan Asus Lumina OLED, layar tetap mampu memberikan respon visual yang instan tanpa gangguan 'ghosting' yang umum terjadi pada layar LCD konvensional di suhu dingin.
Tes Ketinggian (Altitude Test): Mensimulasikan tekanan udara rendah hingga 572 hPa yang setara dengan ketinggian 15.000 kaki. Pengujian ini memvalidasi bahwa sistem pendingin tetap mampu bekerja secara efisien meski dalam kondisi udara tipis, serta memastikan seluruh komponen elektronik beroperasi normal tanpa kegagalan akibat perubahan tekanan udara yang drastis.
Rangkaian pengujian ini dilakukan untuk memastikan setiap komponen, mulai dari casis, layar, baterai, hingga sistem pendingin tetap bekerja optimal dalam berbagai situasi, baik untuk kebutuhan kerja, belajar, kreasi konten, maupun bermain game.
Perlindungan Lebih Luas untuk PenggunaMemasuki 2026, Asus juga memperluas perlindungan purnajual bagi konsumennya. Setiap pembelian laptop Asus kini dilengkapi dengan garansi internasional serta perlindungan Accidental Damage Protection (ADP) atau Asus VIP Perfect Warranty. Perlindungan ini mencakup kerusakan akibat kelalaian pengguna, seperti tumpahan cairan atau layar pecah, dengan biaya jasa servis tanpa tambahan.
Durasi perlindungan pun ditingkatkan, menyesuaikan dengan segmen produk. Seri premium seperti Zenbook, Vivobook S, Vivobook Flip, dan ProArt kini mendapatkan garansi internasional hingga tiga tahun, termasuk ADP. Sementara itu, lini ROG, TUF Gaming, Asus Gaming, serta Vivobook Classic dan Go memperoleh dua tahun garansi internasional dan 2 tahun garansi ADP.
Untuk pengguna desktop dan All-in-One, Asus menghadirkan layanan on-site service, di mana teknisi akan datang langsung ke lokasi pengguna. Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan, terutama bagi pengguna perangkat dengan ukuran besar yang tidak praktis untuk dibawa ke pusat servis. Berikut rinciannya:
ROG Desktop: 3 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
TUF Desktop: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
AiO: 2 Tahun On-Site Service lokal + 1 Tahun ADP
Selain itu, Asus juga menghadirkan layanan premium eksklusif bagi pengguna ROG, Zenbook, dan ProArt. Mulai dari dukungan pengiriman dua arah yang ditanggung Asus, layanan perawatan dan pembersihan profesional (laptop spa), hingga FastLane Priority Handling atau jalur prioritas servis agar proses diagnosis dan perbaikan dapat berlangsung lebih cepat.
Jaringan Servis yang Menjangkau LuasKemudahan akses layanan menjadi salah satu fokus utama Asus. Saat ini, Asus telah memiliki 141 pusat layanan resmi yang tersebar di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Jangkauan ini memastikan pengguna di berbagai daerah tetap dapat mengakses layanan purnajual secara resmi dan andal.
Tak hanya di dalam negeri, garansi internasional Asus kini mencakup 113 negara di seluruh dunia. Artinya, pengguna tetap dapat melakukan klaim garansi saat berada di luar negeri, selama tersedia pusat layanan resmi Asus. Seluruh proses perbaikan ditangani oleh teknisi bersertifikasi dengan penggunaan suku cadang asli.
“Bagi Asus, pengalaman setelah pembelian sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri,” ujar Lenny Lin, Country Manager Asus Indonesia. “Melalui peningkatan garansi dan layanan premium ini, kami ingin pengguna merasa lebih aman, lebih nyaman, dan lebih percaya diri memilih Asus untuk kebutuhan mereka.”
Dengan pembaruan standar layanan ini, Asus tidak hanya berbicara soal spesifikasi atau inovasi teknologi, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang melalui pengalaman pengguna yang menyeluruh sejak perangkat digunakan hingga layanan purnajual yang menyertainya.




