Misteri Penyebab Meninggalnya Lula Lahfah, Polisi Kini Dalami Isu Overdosis

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Penyebab Lula Lahfah meninggal dunia hingga kini belum terungkap. Polisi kini dalami isu overdosis.

Isu di media sosial menyebutkan bahwa Lula Lahfah meninggal dunia akibat dugaan overdosis pada Jumat (23/1/2026). Lalu bagaimana fakta sebenarnya?

Misteri penyebab meninggalnya Lula Lahfah masih menjadi sorotan. Polisi kini dalami isu overdosis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan pihak kepolisian akan menelusuri dan mendalami informasi itu.

“Oh iya, (dugaan overdosis) pasti akan kami dalami,” kata Budi saat ditemui wartawan, dikutip dari Kompas.com.

Budi meminta masyarakat memberikan ruang dan waktu kepada penyidik untuk mengusut berbagai dugaan yang beredar. Ia juga mengimbau publik agar bijak dalam menggunakan media sosial demi menghormati perasaan keluarga almarhumah.

“Jangan bias kita menuduhkan. Ini kan rekaman digital kepada keluarga. Kalau kita ingin menyatakan akibat kematian, akhirnya harus dilakukan autopsi, scientific investigation yang harus kami lakukan,” imbau Budi.

Saat ini, aparat masih mempercepat pemeriksaan saksi serta pengujian barang bukti agar seluruh fakta bisa segera terungkap secara jelas. Sebelumnya, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence, Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026) sore.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih menjelaskan bahwa petugas keamanan apartemen menerima laporan mengenai kondisi korban sekitar pukul 18.44 WIB. Saat petugas mendatangi lokasi, Lula ditemukan terbaring di atas kasur.

"Ditemukan dalam posisi tidur telentang berselimut dengan menggunakan kaus putih dan celana pendek warna hitam," ucap Murodih dalam keterangan resminya, Sabtu (24/1/2026).

Di lokasi kejadian, polisi dilaporkan mengamankan sejumlah barang bukti obat-obatan dari penyakit yang diidap Lula.

 

“Ditemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari RSPI," kata Murodih.

Sebelumnya, Reza Oktovian atau Reza Arap menjalani pemeriksaan klarifikasi di Mapolres Metro Jakarta Selatan terkait kasus meninggalnya Lula Lahfah, pada Senin (26/1/2026) malam hingga Selasa (27/1/2026) dini hari.

Kehadiran Reza Arap di Polres Metro Jakarta Selatan dibenarkan oleh Wakasat Reskrim Polres Jaksel, Kompol Dwi Manggala Yudha. Reza mulai diperiksa sekitar pukul 23.00 WIB dan baru selesai sekitar pukul 03.45 WIB.

“Diperiksa tadi malam pukul 23.00 sampai 03.45 WIB,” kata Dwi Manggala Yudha saat dikonfirmasi awak media, dikutip dari Tribun Seleb.

Dalam proses tersebut, Reza Arap mendapat sekitar 30 pertanyaan dari penyidik. Klarifikasi ini dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh fakta-fakta di balik peristiwa meninggalnya Lula Lahfah.

“(Dengan) 30 pertanyaan,” ujar Dwi Manggala Yudha singkat.

Sebelumnya, Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, menyampaikan bahwa Reza Arap akan dimintai keterangan bersama sejumlah saksi lainnya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di ruang publik.

“Tujuannya untuk mengungkap fakta-fakta temuan supaya tidak ada berita yang simpang siur. Selama ini banyak berita yang belum terkonfirmasi,” jelas Andaru.

Selain memeriksa saksi, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara (TKP). Barang-barang tersebut telah dikirim ke Laboratorium Forensik Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Terkait isu adanya barang bukti berupa alat vaping yang ramai diperbincangkan di media sosial, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut.

“Nanti akan kami sampaikan setelah komprehensif. Penyidik sedang bekerja,” tegas Andaru.

 

Sebagai tambahan informasi, Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) di apartemennya kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Kekasih Reza Arap itu, ditemukan tak bernyawa oleh asisten rumah tangga (ART) yang memaksa masuk karena pintu kamar Lula terkunci dari dalam.

ART Lula berhasil masuk dengan bantuan pihak pengelola apartemen. Kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya ART, manajer, sopir, petugas keamanan, hingga Reza Arap.

Setelah saksi-saksi tersebut, polisi akan memanggil keluarga Lula hingga dokter untuk dimintai keterangan. Pun barang bukti di Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dikantongi polisi dan tengah dilakukan penelitian. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lowongan Kerja Bank BTN 2026 Digelar di JCC, Terbuka untuk Fresh Graduate
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Polresta Pati Dukung KPK dalam OTT Bupati Pati
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Samsung Raup Pendapatan Rp3.900 Triliun pada 2025, Rekor Tertinggi
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Imbas Banjir, 28 Rute Transjakarta-Mikrotrans Dialihkan Pagi Ini
• 10 jam laludetik.com
thumb
Mata Uang Iran di Hadapan Dolar Hancur Lebur Terparah Sepanjang Sejarah
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.