Pencari Kerja di Lamongan Tertipu Lowongan Kerja Mengatasnamakan Perusahaan BUMN

realita.co
1 jam lalu
Cover Berita

LAMONGAN (Realita) - Pencari kerja di Lamongan menjadi korban jaringan calo tenaga kerja yang mengatasnamakan perusahaan BUMN, Petrokimia dan Koperasi Karyawan Keluarga Petrokimia Gresik (K3PG) di Gresik.

Dengan biaya pelicin antara 40 hingga 120 juta rupiah, korban dijanjikan bisa masuk sebagai karyawan tetap di perusahaan BUMN tersebut dengan gaji UMR (Upah Minimum Regional).

Baca juga: Ulat Hidup Ditemukan di Menu MBG Salah Satu Siswa TK di Sukodadi Lamongan

Modusnya, para mavia/calo mencari mangsa dengan memberi informasi kepada korban maupun keluarganya dari beberapa perantara secara berjenjang hingga ada yang mengaku sebagai orang dalam dari Petrokimia gresik.

Perantara pertama, biasanya menginformasikan adanya lowongan pekerjaan di Petrokimia Gresik dan punya kenalan orang kedua, yang bisa memasukkan sebagai karyawan.

Dari orang kedua ini kemudian korban dipertemukan dengan orang ketiga, yang mengaku dari Petrokimia Gresik atau K3PG.

Setelah korban berminat dan membayar sejumlah uang yang diminta, kemudian diminta persyaratan administratif dan foto dengan seragam yang diberikan melalui perantara dengan dalih untuk pembuatan Kartu Identitas Bekerja (KIB).

Bahkan, komplotan ini tak ragu untuk membuatkan Surat Perjanjian Kerja (SPK) dengan mencantumkan kop surat dari PT. K3PG dan ditandatangani oleh Direktur Operasional, juga KINI dengan logo Petrokimia Gresik, yang ternyata itu palsu.

Alih-alih bisa bekerja setelah menerima SPK dan KIB, status para korban malah tidak jelas penempatannya juga jenis pekerjaan yang dikerjakan.

Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Hektar Sawah di 5 Kecamatan di Lamongan, Gubernur Khofifah Turun

Sejumlah pekerja akhirnya mulai sadar dirinya menjadi korban penipuan dengan kedok bisa mencarikan kerja di Petrokimia Gresik dan mengadukan nasibnya ke Dinas Tenaga kerja Kabupaten Lamongan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, M. Zamroni, berpesan agar masyarakat Lamongan berhati-hati dengan modus penipuan tersebut. Pihaknya menyarankan agar mencari informasi terkait lowongan tenaga kerja yang resmi atau bisa langsung menghubungi Dinas Tenaga Kerja setempat.

"Pokoknya yang berkaitan dengan tenaga kerja, apalagi ini ada informasi tentang Petro dan K3PG, tentu harapan kita kepada masyarakat, khususnya para pencari kerja harap berhati-hati. Cari saluran yang resmi perihal informasi ataupun bisa menanyakan kepada Dinas Tenaga Kerja untuk melihat secara resmi apakah itu benar perusahaan-perusahaan yang bersangkutan.

Kemarin, masih menurut Zamroni, ada satu dua orang yang laporan dan sudah bisa kita selesaikan dengan baik. Tetapi hari ini karena ada informasi hal-hal seperti ini, maka saya himbau sekali lagi kepada masyarakat agar berhati-hati jangan sampai terjadi penipuan, sehingga sampai mengeluarkan sesuatu yang bisa merugikan diri sendiri," lanjutnya.

Baca juga: Sekdes Wonokromo Soal Dirinya Bersama Wanita di GPI: Saya Tidak Digerebek Dalam Kamar

Sementara itu, melalui akun Instagram (IG) resmi K3PG, @k3pg_official, @petrokaryaniaga_official, @ptpetrokaryamandiri, dan @ptpetrokaryatrans_official, memberikan pesan "Hati-hati penipuan rekruitmen tenaga kerja mengatasnamakan K3PG dan entitas anak perusahaan (anper).

Setiap informasi lowongan/rekruitmen tenaga kerja relruitmen tenaga kerja fi K3PG dan Anper disampaikan secara terbuka dan diumumkan melalui akun IG resmi diatas. 

Reporter : Defit Budiamsyah

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perjalanan Karier dan Sumber Kekayaan Boiyen
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sambangi KY, Doktif Minta Pengawasan Terkait Sidang Praperadilan Richard Lee
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat Lini Depan dan Pertahanan, PERSIS Solo Datangkan Roman Paparyga dan Luka Dumancic
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen RI Raih 135 Emas di ASEAN Para Games
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa Kota Surabaya 29 Januari 2026
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.