GenPI.co - Kemenangan dramatis Manchester United atas Arsenal dengan skor 3-2 di Emirates Stadium akhir pekan lalu ternyata tak hanya dirayakan para fans Setan Merah, tetapi juga ikut diramaikan oleh akun-akun instansi pemerintah di Indonesia.
Unggahan kreatif dari berbagai akun resmi pemerintahan tersebut viral di media sosial.
Instansi ini kompak merayakan kemenangan Setan Merah dengan desain visual lucu, caption nyeleneh, dan gaya khas sehingga sukses menghibur warganet.
Dalam unggahan akun @folksy_football di Instagram, terlihat berbagai instansi pemerintah membuat desain konten unik bertema kemenangan Manchester United atas Arsenal.
Mulai dari Pemkab Nganjuk, Kementerian Pertanian, Kemenag, Bea Cukai, hingga instansi daerah, ikut nimbrung merayakan kemenangan tim asal Old Trafford tersebut.
Misalnya, akun Pemkab Nganjuk mengunggah desain visual pemain Arsenal dan Manchester United mengenakan busana muslim dengan latar Stadion Emirates.
“Ramadan 2-3 hari lagi,” tulis akun @kominfongajukn sebagai keterangan unggahan berisi foto pemain MU, Bruno Fernandes dan Harry Maguire.
Skor 2-3 diinterpretasikan sebagai “3 hari lagi menuju Ramadan”, memadukan atmosfer sepak bola dengan nuansa religius.
Lalu Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan mengemas skor Arsenal vs MU menjadi edukasi gizi.
“Arsenal = 2 butir telur (12–14 gram protein). Manchester United = 3 butir telur (18–21 gram protein),” tulis Ditjenpkh Kementerian Pertanian yang berisi unggahan pemain MU dikelilingi ayam di stadion.
Tak ketinggalan, Badan Pangan Nasional mengunggah konten bertema durian lokal, menyamakan Manchester United dengan durian Musang King.
Skor 3-2 MU pada visualnya digunakan untuk membandingkan Durian Bawor, Durian Petruk, Durian Lai, dan Durian Tembaga.
Beberapa akun di bawah Kementerian Agama juga ikut meramaikan kemenangan United yang sarat gengsi ini.
Akun Kemenag Purbalingga menggunakan skor MU untuk pengingat salat lima waktu, memetakan waktu salat ke skor 2-3.
Lalu Bimas Islam mengaitkan kemenangan MU dengan edukasi dampak negatif nikah siri, menampilkan daftar risiko sosial dan hukum.
“Dampak negatif nikah siri, kurangnya perlindungan hukum, permasalahan hak waris dan hak asuh anak, kesulitan mengurus administrasi,” tulis akun Bimasislam.
Selanjutnya, Bea Cukai Palembang mengunggah visual pemain MU dengan pesan penting “Waspada Penipuan.”
Skor 3-2 MU dijadikan format untuk kampanye berupa Stop, Cek, Lapor, dan Waspada.(*)
Tonton Video viral berikut:





