Penulis: Joko Prastio
TVRINews, Jambi
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meminta pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis kearifan lokal dan disajikan secara bervariasi. Permintaan tersebut disampaikan Dadan saat melakukan peninjauan ke sejumlah dapur SPPG di Kota Jambi.
Menurut Dadan, menu MBG berbasis kearifan lokal dinilai lebih sesuai dengan budaya makan masyarakat setempat sekaligus memaksimalkan pemanfaatan potensi pangan daerah.
Selain meningkatkan variasi menu dan nilai gizi, penggunaan bahan pangan lokal juga dinilai mampu menekan biaya distribusi serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Dadan menekankan pentingnya pelibatan petani, nelayan, serta pelaku UMKM pangan dalam penyediaan bahan baku program MBG.
“Setiap SPPG memiliki ahli gizi masing-masing, sehingga kami meminta mereka menggunakan menu MBG berbasis kearifan lokal,” ujar Dadan, Rabu, 28 Januari 2026.
Melalui penerapan menu berbasis kearifan lokal, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan diterima dengan baik oleh masyarakat.
Setiap daerah dinilai memiliki potensi bahan pangan yang beragam dan dapat diolah menjadi menu sehat dengan gizi seimbang.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui percepatan pembangunan dapur SPPG di seluruh daerah di Provinsi Jambi.
“Kami terus melakukan percepatan pembangunan SPPG di Provinsi Jambi dan sudah membuat kesepakatan dengan kepala daerah di seluruh wilayah,” kata Al Haris.
Program MBG dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ketahanan keluarga, serta percepatan penurunan angka kemiskinan.
Editor: Redaktur TVRINews




