HARIAN FAJAR, TAKALAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Takalar melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) harga pangan di sejumlah pasar menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
“Sidak ini tujuannya yaitu untuk meningkatkan pengawasan kita terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok di pasar,” kata Kepala Disperindag Nuriksan Nurdin, Kamis, 29 Januari 2026.
Nuriksan mengatakan selain Disperindag, sidak tersebut juga dihadiri Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pemkab Takalar. Ia melanjutkan bahwa hasil dari pemantauan menunjukkan bahwa stok sembako di Kabupaten Takalar masih relatif stabil, tanpa kenaikan harga yang signifikan.
Ia menegaskan untuk secara umum stok bahan pokok cukup selama bulan Ramadhan, adapun untuk kenaikan harga juga memang ada bervariasi tetapi masih dalam kategori normal.
“Alhamdulillah Takalar mengalami Deflasi di awal tahun 2026 selama 3 pekan terakhir. Pada Pekan ke-4 Januari 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan grafik menurun diangka (-4,38) dimana hal tersebut dipicu oleh penurunan beberapa komoditas yakni Cabai Merah (-1,5928)%, Daging Ayam Ras (-1,2584)%, Cabai Rawit (-1,0652)%. (sumber BPS Takalar), jelasnya.
Dia menambahkan, bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring harga hingga Ramadhan tiba nantinya. Ia pun menyebutkan pentingnya pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok untuk mencegah adanya pedagang yang menaikkan harga di luar ketentuan yang ada.
“Semoga dengan kegiatan ini, kita bisa memastikan stok tetap aman dan harga stabil,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan berikut harga beberapa bahan pokok, untuk beras biasa harga tetap stabil 11.000/Kg, gula pasir juga masih stabil Rp. 17.000/Kg, terigu Rp. 12.000/Kg, telur ayam ras Rp. 53.000/Kg, daging ayam ras Rp. 25.000/Kg, bawang merah dengan harga Rp. 35.000/Kg, bawang putih Rp. 35.000/Kg, cabai merah Rp. 30.000/Kg dan untuk minyak goreng mengalami kenaikan harga Rp. 19.000/Liter.
Berdasarkan data diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ketersediaan bahan pokok di beberapa Pasar di Kabupaten Takalar relatif aman, termasuk di pasar Pattallassang sendiri.
Kegiatan ini diikuti oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asisten III Bidang Admistrasi umum, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Ketahanan Pangan Hortikultura Perkebunan dan Tanaman Pangan, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Takalar selaku Anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah. (mgs)





