Kerajinan Manik-Manik Dayak di Metun Sajau Bertahan di Tengah Minim Regenerasi

tvrinews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Tanjung Palas Timur

Kerajinan manik-manik khas suku Dayak di Desa Metun Sajau masih terus bertahan meski menghadapi tantangan minimnya regenerasi dan keterbatasan dukungan.

Hal tersebut disampaikan pengrajin manik-manik Dayak, Norfi Yunita Usan (48), saat ditemui di Desa Metun Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kamis, 29 Januari 2026.

Norfi menuturkan, aktivitas membuat kerajinan manik-manik ia lakukan secara sambilan, terutama saat tidak bisa pergi ke kebun karena cuaca hujan.

“Kalau cuaca jelek dan tidak bisa ke ladang, baru saya buat-buat kerajinan seperti manik-manik, misakung, dan keritingan tangan,”ujar Norfi kepada tvrinews.com di Kalimantan Utara, Kamis, 29 Januari 2026.

Beragam produk berhasil ia hasilkan, mulai dari aban (aksesoris gendongan bayi), topi bermotif Dayak, gelang, gantungan kunci, hingga perlengkapan tari adat.

Menurutnya, setiap motif memiliki makna tersendiri, seperti simbol manusia, binatang, dan burung, meski tidak semua arti dapat ia jelaskan secara rinci karena masih dalam tahap belajar.

Ia mengakui hingga kini belum ada dukungan kemitraan maupun perhatian dari pemerintah daerah untuk membantu pemasaran dan pengembangan usaha kerajinan tersebut.

“Belum ada mitra, yang tahu ini baru ibu-ibu saja,”ucapnya.

Norfi berharap kerajinan manik-manik Dayak dapat terus dilestarikan dan dikenal lebih luas, tidak hanya di Kalimantan Utara, tetapi juga hingga ke luar daerah.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Klasemen Liga Champions: Arsenal Sempurna, Real Madrid Lewat Playoff
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Film Tygo Lisa BLACKPINK Syuting di Kota Tua, Polisi Rekayasa Lalu Lintas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Medan ke Swiss: Kopi Lokal Indonesia Tampil di Panggung Dunia
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
ICW: Penunjukan Adies Kadir di MK Agar UU yang Dibuat Tak Dibatalkan
• 4 jam laluidntimes.com
thumb
Bukan Karena Sepatu, Ini Penyebab Utama Telapak Kaki Anak Datar
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.