Update Longsor Cisarua: Ada 55 Kantong Jenazah, 41 di Antaranya Teridentifikasi

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Posko Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat kembali menerima penambahan tiga kantong jenazah korban bencana longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Dengan tambahan tersebut, total kantong jenazah yang diterima hingga hari keenam pascalongsor mencapai 55 kantong.

“Dari 55 kantong jenazah ini, Alhamdulillah kami sudah mampu mengidentifikasi 41 jenazah,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, di Posko DVI, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, pada proses identifikasi hari ini terdapat temuan yang cukup unik. Tim DVI menemukan dua kantong jenazah yang hasil identifikasinya menunjukkan identitas yang sama.

“Dari dua kantong jenazah ini kami pastikan teridentifikasi sama, sehingga sudah dilakukan rekonsiliasi dari hasil postmortem,” jelasnya.

Dengan demikian, masih terdapat 13 jenazah yang masih dalam proses identifikasi. Dari tiga kantong jenazah tambahan yang diterima hari ini, dua di antaranya berisi jenazah utuh dan masih dalam tahap identifikasi.

Sementara satu kantong lainnya hanya berisi tulang-belulang. Berdasarkan pemeriksaan tim forensik dan DVI, tulang tersebut tidak terindikasi berasal dari korban longsor.

“Setelah proses identifikasi postmortem, kami perkirakan kerangka tersebut berusia lebih dari satu tahun. Dimungkinkan itu merupakan makam keluarga yang terdampak longsor dan terbawa saat proses evakuasi,” kata Hendra.

Ia juga mengungkapkan sebaran jenazah di sejumlah rumah sakit, yakni 10 jenazah di Rumah Sakit Kartika Asih, 6 di Sartika Asih, 2 di Rumah Sakit Cibabat dan 2 di Welas Asih.

Kondisi jenazah yang ditemukan pada hari keenam pascalongsor mengalami perubahan fisik akibat proses pembusukan. Meski demikian, proses identifikasi masih dapat dilakukan.

“Memang ada perubahan fisik karena pembusukan yang lebih cepat, namun dengan penanganan khusus, identifikasi seperti sidik jari dan pencocokan ciri-ciri khusus masih bisa dilakukan,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BI: Pariwisata dan Digital Jadi Kunci Diversifikasi Ekonomi Kepri
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Kepala Badan Pertahanan Siber AS Bocorkan Dokumen Sensitif ke ChatGPT
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Wakil Gubernur Sulsel Soroti Efektivitas Fungsi Intermediasi Bank Pembangunan Daerah
• 5 jam laluterkini.id
thumb
Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Program Khusus TA 2026
• 23 menit lalutvrinews.com
thumb
Curah Hujan Tinggi, PJJ dan WFH Jakarta Diperpanjang hingga 1 Februari 2026
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.