Kepolisian Daerah (Polda) Riau memulai pembangunan dan renovasi Jembatan Merah Putih Presisi di 26 titik di wilayah Provinsi Riau. Polda Riau menargetkan pembangunan tuntas dalam waktu satu bulan.
"Target kami satu bulan, di bulan Februari mudah-mudahan semua sudah tuntas," kata Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).
Dari 26 jembatan tersebut, 17 di antaranya pembangunan jembatan baru dengan total panjang 432 meter dan 9 jembatan renovasi sepanjang 263,5 meter.
"Beberapa pembangunan sudah berjalan, salah satunya jembatan di Dusun Darussalam, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir sepanjang 22 meter," imbuhnya.
Irjen Herry mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bentuk komitmen kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Polri hadir bukan hanya sekadar melakukan penegakan hukum, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi persoalan fundamental masyarakat dan memastikan kehadiran negara hingga ke pelosok.
Menurut jenderal bintang dua tersebut, ada nilai keadilan yang sedang diperjuangkan. Ia menekankan bahwa anak-anak di pedalaman memiliki hak yang sama untuk bersekolah dengan aman, sebagaimana anak-anak di perkotaan yang memiliki akses mudah.
"Ada keadilan yang harus kita bangun di situ, bahwa saudara-saudara kita di daerah juga berhak memiliki dan merasakan fasilitas yang sama baiknya dengan tempat lain," tegasnya.
Dengan tagline "Menjembatani Peradaban, Menggapai Harapan", para personel tidak hanya membawa alat pertukangan dan material, tetapi juga membawa misi untuk membangkitkan kembali optimisme warga desa.
Dari hasil asesmen mendalam yang dilakukan Polda Riau, jembatan di 26 titik yang akan dibangun baru maupun direnovasi tersebut kondisi struktur bangunan mengalami penurunan kualitas karena korosi. Pembangunan jembatan baru dan renovasi sangat vital mengingat menjadi akses konektivitas sekolah hingga gereja dan mobilitas warga setempat.
Proyek ini diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas. Kapolda Riau mengatakan pekerjaan proyek ditarget selesai pada Februari 2026.
"Mudah-mudahan Bapak Kapolri bisa hadir bersama untuk meresmikan saat pembangunan dan renovasi ini selesai. Ini adalah bukti komitmen kami bahwa Polri benar-benar ada dan bekerja di tengah-tengah masyarakat," katanya.
(mea/dhn)



