JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang sempat melumpuhkan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, mulai berangsur surut, Kamis (29/1/2026) malam.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, banjir yang sebelumnya merendam jalanan di dekat Rumah Pompa Daan Mogot KM 13 kini mulai mengering.
Titik banjir yang sebelumnya cukup panjang area Halte Jembatan Gantung hingga Samsat Jakarta Barat kini telah bisa dilalui kendaraan secara normal.
Baca juga: 4 Pompa Dioperasikan di Daan Mogot Sejak Pagi, tapi Banjir Masih Belum Surut
Genangan air kini hanya tersisa di satu titik, yakni mulai dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sahabat hingga depan Rumah Pompa Daan Mogot KM 13.
Di ruas jalan sepanjang kurang lebih 200 meter ini, ketinggian air terpantau menyisakan sekitar 10 sentimeter (cm).
Surutnya air pun membuat arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot terpantau kembali lancar.
Jika pada pagi dan siang hari kendaraan roda dua harus menaiki trotoar atau jalur bus Transjakarta, kini pengendara motor maupun mobil dapat melintas dengan aman di badan jalan utama.
Tidak terlihat lagi antrean kendaraan yang mengular atau kemacetan parah seperti yang terjadi pada jam berangkat kerja maupun siang hari tadi.
Sejumlah petugas kepolisian tampak masih berjaga di tengah sisa genangan air untuk mengatur lalu lintas.
Pompa-pompa penyedot air yang dioperasikan petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat masih terus beroperasi sejak pagi.
Baca juga: Jalan Daan Mogot Jadi Sungai, Ombak Muncul Saat Kendaraan Lewat
Pompa terus berjalan untuk memastikan air yang menggenangi jalan dapat kering sepenuhnya.
Namun, permukaan air di Kali Mookervart masih naik imbas kiriman air dari wilayah hulu.
Kendati air sudah surut drastis, pengendara tetap diimbau waspada terhadap potensi lubang jalan yang mungkin masih tertutup sisa genangan air di sekitar KM 13.
Sebelumnya, Jalan Daan Mogot sempat lumpuh total akibat banjir setinggi 45 cm yang disebabkan oleh hujan deras dan luapan Kali Mookervart.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ketinggian air di depan Rumah Pompa Daan Mogot KM 13 mencapai sekitar 40 hingga 45 sentimeter (cm), membuat mayoritas kendaraan roda dua dan mobil kecil tidak berani melintas.
Pemandangan dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) memperlihatkan jalan raya yang biasanya dipadati aspal hitam kini tertutup sepenuhnya oleh air cokelat keruh.
Mayoritas kendaraan yang melintas pun hanya kendaraan besar seperti truk kontainer dan boks yang mampu menembus genangan air.
Baca juga: Terjebak Macet 3 Jam di Daan Mogot, Warga: Di Atas Orang Sabar Masih Ada Orang Jakbar
Tak jarang, air meluber hingga ke sisi jalan tempat pengoperasian pompa saat kendaraan besar itu melintas dengan kecepatan tinggi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




