Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares Isyaratkan Tambah Pemain, Menunggu Bek PSM Yuran Fernandes atau Victor Luiz?

harianfajar
11 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — Bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 akan resmi ditutup pada 6 Februari 2026. Menjelang tenggat waktu itu, pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares masih membuka peluang menambah pemain untuk memperkuat skuad Green Force, khususnya di sektor pertahanan yang menuntut konsistensi tinggi.

Fokus utama Persebaya Surabaya saat ini memang tertuju pada kesiapan tim menghadapi rangkaian laga krusial. Namun, kebutuhan akan bek berpengalaman tetap menjadi perhatian, terlebih di tengah padatnya jadwal dan tuntutan menjaga stabilitas performa.

Bernardo Tavares menegaskan dirinya belum ingin memberikan kepastian soal aktivitas transfer. Ia menyebut segala kemungkinan masih terbuka selama jendela transfer belum resmi ditutup.

“Terkait kemungkinan tambahan pemain, jendela transfer masih berlangsung hingga berakhir tanggal 6 Februari 2026. Selama belum ditutup, semua kemungkinan masih bisa terjadi,” kata Bernardo Tavares dikutip dari media fanbase @emosijiwakucom.

“Bisa saja tidak ada pemain yang datang, atau justru ada tambahan. Kita lihat saja perkembangannya.”

Sikap ini mencerminkan kehati-hatian Bernardo dalam mengambil keputusan, terutama untuk posisi vital seperti bek tengah. Persebaya tak sekadar mencari nama besar, melainkan pemain yang benar-benar memberi dampak dan minim risiko.

Dalam konteks inilah, nama Yuran Fernandes mencuat. Bek PSM Makassar itu disebut-sebut masuk radar Persebaya. Namun performa Yuran belakangan justru memantik tanda tanya besar. Sebagai kapten, Yuran dinilai kerap melakukan kesalahan elementer di lini belakang—blunder yang berujung fatal dan merugikan timnya sendiri.

Kesalahan-kesalahan tersebut tak lagi bisa dianggap insidental. Bagi seorang bek sentral, terlebih kapten, kelengahan adalah dosa besar. Situasi ini membuat opsi mendatangkan Yuran menjadi pertaruhan berisiko bagi Persebaya.

Di sisi lain, nama Victor Luiz dinilai lebih masuk akal. Meski tak banyak disorot, Victor menawarkan profil bek yang lebih disiplin, stabil, dan jarang melakukan kesalahan krusial—atribut yang justru sangat dibutuhkan Persebaya di fase penentuan musim.

Bernardo sendiri menyoroti betapa sulitnya mendatangkan pemain lokal di bursa transfer putaran kedua. Status kontrak yang masih mengikat menjadi penghalang utama.

“Perlu dipahami bahwa tidak mudah mendatangkan pemain lokal pada jendela transfer ini. Sebagian besar pemain masih terikat kontrak, sehingga proses perekrutan menjadi sangat sulit,” ujarnya.

Kondisi ini membuat Persebaya harus ekstra selektif. Salah langkah di bursa transfer bisa berdampak langsung pada performa tim, terutama jika pemain yang didatangkan justru membawa masalah baru di lapangan.

Setelah mendatangkan tiga pemain asing, manajemen dan tim pelatih Persebaya masih menimbang apakah perlu menambah amunisi lokal. Namun Bernardo menegaskan, kontrak setengah musim (half contract) dan minimnya klub yang bersedia melepas pemain menjadi kendala serius.

“Beberapa pemain lokal yang kami minati masih terikat kontrak. Sulit untuk merekrut pemain lokal. Karena biasanya, pemain lokal bermain dengan half contract,” katanya.

Di tengah dinamika transfer, Persebaya juga fokus menjaga stabilitas internal. Manajemen memperpanjang kontrak Francisco Rivera sebagai bentuk kepercayaan terhadap perannya dalam skema permainan tim.

Selain itu, adaptasi pemain asing baru juga menjadi perhatian. Bernardo ingin memastikan setiap pemain benar-benar memahami filosofi permainan sebelum diturunkan di laga-laga krusial.

Ujian terdekat akan dihadapi Persebaya Surabaya saat menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, 1 Februari 2026. Laga ini menjadi momentum penting untuk menjaga posisi di klasemen sekaligus menguji soliditas skuad yang ada.

Dengan bursa transfer yang kian menipis waktunya, publik Surabaya menanti keputusan tegas manajemen. Apakah Persebaya akan mengambil risiko dengan nama besar yang performanya menurun, atau memilih opsi yang lebih stabil dan minim blunder?

Jawabannya akan terungkap sebelum 6 Februari 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Selidiki Kebakaran Hanguskan 100 Bangunan di Tolikara
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mobil Warga Tiba-tiba Terbakar Saat Bertamu di Bogor, Diduga Korsleting
• 21 jam laludetik.com
thumb
KPK Terima 5.207 Laporan Gratifikasi 2025: Laptop Termahal, Ukiran Kayu Terunik
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Dilaporkan Eggi Sudjana Soal Pencemaran Nama Baik, Polda Metro Bakal Periksa Roy Suryo-Ahmad Khozinudin
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Titik Banjir Jakarta Hari Ini 29 Januari 2026: Cempaka Putih dan Daan Mogot Tergenang, Motor Masuk Jalur Busway
• 23 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.