Perpusnas Salurkan DAK Nonfisik Rp17,6 Miliar untuk Akselerasi Literasi di Jateng

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menerima kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik guna mengakselerasi pembangunan literasi di wilayah tersebut. Langkah ini diambil di tengah evaluasi ketat terhadap penyerapan anggaran tahun sebelumnya.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyalurkan DAK Non-Fisik senilai Rp17.605.063.000 kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk Tahun Anggaran (TA) 2026. DAK Nonfisik tersebut ditujukan kepada 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah untuk melaksanakan pengembangan program perpustakaan daerah.

Kepala Perpusnas RI Aminudin Aziz menjelaskan bahwa terdapat perubahan signifikan dalam struktur anggaran. Ia mengungkapkan bahwa untuk TA 2026, komponen DAK fisik ditiadakan.

"DAK fisik tahun 2026 ini sudah tidak ada karena semuanya digarap oleh kementerian yang terkait yang langsung menangani itu," ujar Aminudin dalam agenda Harmonisasi Program Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Kamis (29/1/2026).

Penyaluran DAK Nonfisik TA 2026 ini membawa catatan evaluasi dari kinerja tahun sebelumnya. Aminudin menyoroti pengalokasian DAK Nonfisik TA 2025 sebesar Rp21.958.521.000 yang dinilai kurang terserap secara maksimal di 35 Kabupaten/Kota. Berdasarkan data realisasi, penggunaan DAK Nonfisik TA 2025 berada di angka Rp18.123.956.436, sehingga menyisakan sisa anggaran senilai Rp3.834.564.564 yang kembali ke kas negara.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menyambut baik penyaluran ini sebagai bagian dari strategi kebijakan pembangunan Jateng 2025-2029. Sumarno juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam mengoptimalkan peran perpustakaan untuk meningkatkan literasi masyarakat di tengah penurunan niat baca.

“Kemajuan suatu bangsa itu tentu saja semua dari ilmu dan sebagainya itu ada di perpustakaan, kalau tantangan sekarang adalah niat baca yang kurang,” ungkapnya. (Muhammad Robith Faizi)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aparat yang Aniaya Pedagang Es Kue Bisa Dijerat Pidana
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Roy Suryo CS Jalani Wajib Lapor, Sindir Keras Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis
• 11 jam laludisway.id
thumb
Mobil Warga Tiba-tiba Terbakar Saat Bertamu di Bogor, Diduga Korsleting
• 15 jam laludetik.com
thumb
Polres Batu Bara Tangkap Dua Remaja Diduga Pengedar Narkoba
• 26 menit lalutvrinews.com
thumb
BEI Buka Suara soal Goldman Sachs Turunkan Peringkat Saham RI Usai IHSG Ambruk
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.