Program Manunggal Air TNI AD Hadir di Lembah Membey, Akses Air Bersih Mulai Terbangun

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Frans Tamaela

TVRINews, Fakfak

Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga pedalaman terus dilakukan TNI Angkatan Darat melalui program Manunggal Air. Program yang digagas Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ini kini berjalan di Kampung Membey, Distrik Membey, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Kampung Membey yang berada di lembah Pegunungan Arfak selama ini mengandalkan air hujan serta mata air pegunungan untuk kebutuhan sehari-hari. 

Kondisi geografis yang terpencil dan akses yang terbatas membuat pemenuhan air bersih menjadi tantangan tersendiri bagi warga.

Menindaklanjuti program tersebut, Dandim 1812/Pegaf Letkol Infanteri Mohammad Isnaini melaksanakan pembangunan pipanisasi dari sumber mata air pegunungan menuju permukiman warga, sekaligus membangun bak penampungan air bersih di sejumlah titik strategis.

Danrem 182/JO Kolonel Infanteri Irwan Budiana, meninjau langsung pelaksanaan program di Kampung Membey. 

Ia mengapresiasi sinergi antara jajaran TNI, pemerintah kampung, serta tokoh pemuda dalam mendukung keberhasilan pembangunan sarana air bersih tersebut.

“Dari hasil peninjauan, terdapat lima titik bak penampungan air bersih yang direncanakan. Satu bak sudah selesai dibangun, sementara pipanisasi telah terpasang sepanjang kurang lebih satu kilometer,” ujar Danrem.

Kolonel Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Pemuda Kampung Membey, Jhon Ailey, serta Kepala Kampung sekaligus Kepala Suku Distrik Membey, Bak Endy Ailey, atas dukungan dan kerja sama aktif dalam menyukseskan program TNI AD Manunggal Air.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan menyediakan akses air bersih, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah pedalaman.

Dalam kesempatan yang sama, tokoh pemuda dan pemerintah kampung menyampaikan aspirasi kepada Danrem agar ke depan dibangun kantor Koramil di Kampung Membey. 

Hal ini dinilai penting mengingat lokasi kampung yang sangat terpencil dengan jarak tempuh sekitar dua jam menuju pusat kabupaten melalui jalur perintis pegunungan yang ekstrem.

Pemerintah kampung berharap kehadiran satuan TNI secara permanen dapat membantu menjaga keamanan serta mendukung pelayanan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sadis! Wasit Liga 2 Diduga Jual Istri ke Pria Hidung Belang Lewat Aplikasi, Paksa Threesome hingga Ancam KDRT
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Danantara Ingin Jadi Pemegang Saham BEI Pasca Demutualisasi
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Salat Bandung 30 Januari 2026
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Samsung Galaxy S26 Diprediksi Rilis Februari 2026, ini Bocoran Harganya
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Bukan dari Spons, Apa Saja Bahan-bahan untuk Bikin Es Gabus?
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.