Sopir Pajero Tabrak Pagar Mapolda Jambi Dites Kejiwaan, Belum Sempat Diperiksa

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jambi, VIVA – Pengemudi mobil Mitsubishi Pajero yang menabrak pagar Markas Polda Jambi pada Minggu, 18 Januari 2026, dini hari masih menjalani observasi kondisi mental di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Jambi. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh tim asesmen terpadu selama 14 hari sebelum proses hukum dilanjutkan.

Seorang pemuda berinisial DK (20) diketahui menjadi pengemudi kendaraan tersebut dan hingga kini belum dapat diperiksa sebagai calon tersangka karena masih berada dalam tahap observasi medis kejiwaan.

Baca Juga :
Reza Arap Konfirmasi Hadir Pemeriksaan Soal Kematian Lula Lahfah Sore Ini, 1 Temannya Minta Ditunda
Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang, Sopir Diduga Pakai SIM Palsu

"Penyidik sampai saat ini masih memastikan proses hukum terus berjalan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penetapan tersangka, setelah mendapatkan hasil tes kejiwaan," kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, di Jambi Kamis, 29 Januari 2026.

Namun demikian, menurut Kabid Humas, pemeriksaan terhadap pengemudi sebagai calon tersangka untuk sementara belum dapat dilakukan karena yang bersangkutan saat ini tengah menjalani observasi medis kejiwaan di RSJ Jambi.

Erlan juga menjelaskan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang terdiri dari unsur BNNP, Kejaksaan, Polri, serta dokter ahli. Dari hasil asesmen itu, pengemudi direkomendasikan untuk menjalani observasi kejiwaan guna memastikan kondisi psikologisnya.

“Berdasarkan hasil asesmen Tim Asesmen Terpadu, yang bersangkutan direkomendasikan menjalani observasi kejiwaan dan saat ini observasi dilakukan di RSJ Jambi selama kurang lebih 14 hari, tergantung perkembangan kondisi yang bersangkutan,” ujarnya.

Dia menjelaskan observasi tersebut saat ini sudah berjalan tiga hari, dan penyidik masih menunggu laporan resmi dari tim dokter RSJ Jambi yang rencananya akan disampaikan setelah masa observasi selesai.

"Meskipun pemeriksaan tersangka belum dapat dilakukan proses penyidikan tetap berjalan," ujarnya.

Dia mengatakan Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi melalui Subdit Gakkum menggunakan metode penyidikan ilmiah atau scientific investigation dalam mengungkap kronologi kecelakaan.

"Di mana DK sebelum menabrak pagar Mapolda, dia menabrak lebih dahulu lima kendaraan sepeda motor dilokasi lainnya sebelum tabrak pagar Polda pada saat itu," ujarnya.

Penyidik memanfaatkan alat traffic aaccident analysis (TAA) yang mampu merekonstruksi kejadian kecelakaan secara digital. Melalui teknologi tersebut, rangkaian peristiwa mulai dari awal hingga akhir kecelakaan dapat tergambar secara jelas dalam bentuk animasi.

Baca Juga :
Sopir Bus di Terminal Priok Dicek Kesehatan dan Tes Urine Cegah Kecelakaan Saat Nataru, Hasilnya...
Pramono Ungkap Kondisi Terbaru 21 Anak yang Ditabrak Mobil Pengantar MBG di Jakut
Sopir MBG Tabrak Kerumunan Siswa SDN Kalibaru 01 Cuma Tidur 1 Jam Pukul 4 Pagi

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
ReJO Ingatkan Risiko Politisasi Hukum Jika Polri di Bawah Kementerian
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Anak-Anak Asik Berenang! Potret Kali Sunter Meluap, 139 KK Kebanjiran
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Lindungi Lumbung Ternak Nasional, Khofifah Percepat Vaksinasi Massal PMK di Jatim
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemimpin Chechnya Desak Putin Lanjutkan Perang Rusia-Ukraina
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kebakaran di Perumahan Padat Penduduk Cikini, Pemadaman Masih Berlangsung
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.