Kunjungi Pos Pengungsi Korban Bencana, Pak Ganjar Dirindukan Warga Purbalingga

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengunjungi sejumlah pos pengungsi bagi warga korban banjir di Purbalinga, Kamis (29/1).

Dengan penuh keramahan, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun langsung berbaur bersama warga.

BACA JUGA: Total Anggaran Penanganan Bencana Sumatra Rp 74 Triliun

Lokasi pengungsian yang didatangi Ganjar, antara lain, Desa Sangkanayu di Kecamatan Mrebet, Vila Sambas dan Gunung Malang di Desa Serang (Kecamatan Karangreja), Desa Kutabawa di Kecamatan Karangreja, dan sejumlah lokasi lainnya.

Ganjar pun menanyakan kondisi para pengungsi, terutama untuk memastikan para pengungsi sehat, ada cukup makanan, dan kebutuhan lainnya terpenuhi.

BACA JUGA: Isu yang Dibahas Saat Rakernas PDIP, Begini Bocoran dari Ganjar

"Bapak, ibu, sehat nggih (ya, red)? Makanan cukup, kan?” tanya Ganjar kepada para pengungsi di lokasi pengungsian Desa Serang.

Setidaknya ada 200 lebih pengungsi yang didominasi lansia dan anak-anak di di lokasi pengungsian tersebut.

BACA JUGA: PDIP Tetap Tolak Pilkada Via DPRD, Ganjar: Sikap Partai tak Berubah

Gubernur Jateng periode 2013-2018 dan 2018-2023 itu juga menyemangati warga di pengungsian.

“Yang sabar, ya. Semoga segera pulih kembali," katanya.

Dalam kesempatan itu Ganjar mencatat kasus untuk tidur warga mencukupi, “Selimut juga sudah ada. Sementara di sini dulu, ya, sampai prosesnya selesai," kata Ganjar.

Kehadiran Ganjar di tengah pengungsian itu pun disambut hangat oleh warga. Beberapa warga tanpa canggung memeluk pria yang dikenal grapyak itu.

"Akhirnya gubernur yang dirindukan datang,” ucap Fasniah, salah satu pengungsi.

Perempuan paruh baya itu mengaku merasa terhibur dengan kehadiran Ganjar. “Alhamdulillah bisa menghibur kami, Pak Ganjar," imbuhnya.

Mengenakan kemeja hitam dan celana khaki, Ganjar menyapa ribuan pengungsi.

Kepala Desa Serang, Sugito, mengatakan warganya yang mengungsi berjumlah 2.300 lebih. Dia juga berterimakasih kepada Ganjar yang datang membawa sejumlah bantuan, terutama seragam, tas, buku, dan alat tulis untuk ratusan pelajar yang terdampak bencana.

Di Kutabawa, sambutan untuk Ganjar tak kalah meriah. Warga masih ingat ketika tokoh yang dikenal dengan rambut putihnya itu mendatangi Desa Kutabawa pada 2018.

Saat itu, Ganjar sebagai gubernur datang untuk mengatasi masalah air bersih yang menjadi problem utama masyarakat. Kala itu warga terpaksa mmanfaatkan air sungai yang keruh ataupun air hujan.

Pada 2018, Ganjar menggelar program pipanisasi untuk mengalirkan air bersih. Air bersih untuk warga dialirkan melalui pipa sejauh 17 kilometer dari daerah lain.

Budiyono selaku Kades Kutabawa mengatakan kebijakan Ganjar itu berdampak pada penurunan angka tengkes (stunting) di desanya.
"Berkat Pak Ganjar, stunting turun. Dulu banyak, sekarang bisa nol," ucapnya.

Namun, kini pipa itu kini rusak diterjang banjir bandang. Meski Ganjar bukan lagi gubernur, Budiyono tetap berharap bisa memberi solusi perbaikan saluran air di desanya.

"Semoga segera diperbaiki, karena kami sangat membutuhkannya," ucapnya.(jpnn.com)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiga Jenazah Korban Longsor di Cisarua Ditemukan, 24 Orang Masih Dicari
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Onad Akhirnya Hirup Udara Bebas Usai Jalani Rehabilitasi Selama 3 Bulan
• 21 jam lalueranasional.com
thumb
Foto: Alex Pretti Ditembak Agen ICE, Ratusan orang berduka
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
PLTS Off-Grid dan BESS Sebagai Kunci Percepatan Transisi Energi di Indonesia
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
6 Kebiasaan Orang Pura-Pura Kaya yang Bikin Susah Sukses
• 18 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.