Baghdad (ANTARA) - Ratusan warga Irak menggelar demonstrasi di dekat Zona Hijau (Green Zone) yang dijaga ketat di pusat Baghdad pada Rabu (28/1) malam waktu setempat, mengecam dugaan campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam urusan internal Irak terkait pembentukan pemerintahan baru.
Para demonstran berkumpul di sekitar Jembatan Gantung (Suspension Bridge/14th of July Bridge) di dekat gerbang menuju jalan yang mengarah ke Kedutaan Besar AS, sambil meneriakkan slogan-slogan anti-AS dan menuntut agar kedaulatan Irak tetap dijaga.
Aksi unjuk rasa tersebut secara umum berlangsung damai, meskipun sempat terjadi ketegangan dengan aparat keamanan yang mencegah para demonstran mendekati pintu masuk Kedutaan Besar AS.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Warga Irak mengikuti aksi unjuk rasa untuk memprotes campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam urusan internal Irak di Baghdad, Irak, pada 28 Januari 2026. (Xinhua/Khalil Dawood Warga Irak mengikuti aksi unjuk rasa untuk memprotes campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam urusan internal Irak di Baghdad, Irak, pada 28 Januari 2026. (Xinhua/Khalil Dawood
Para demonstran berkumpul di sekitar Jembatan Gantung (Suspension Bridge/14th of July Bridge) di dekat gerbang menuju jalan yang mengarah ke Kedutaan Besar AS, sambil meneriakkan slogan-slogan anti-AS dan menuntut agar kedaulatan Irak tetap dijaga.
Aksi unjuk rasa tersebut secara umum berlangsung damai, meskipun sempat terjadi ketegangan dengan aparat keamanan yang mencegah para demonstran mendekati pintu masuk Kedutaan Besar AS.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Warga Irak mengikuti aksi unjuk rasa untuk memprotes campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam urusan internal Irak di Baghdad, Irak, pada 28 Januari 2026. (Xinhua/Khalil Dawood Warga Irak mengikuti aksi unjuk rasa untuk memprotes campur tangan Amerika Serikat (AS) dalam urusan internal Irak di Baghdad, Irak, pada 28 Januari 2026. (Xinhua/Khalil Dawood



