JAKARTA, DISWAY.ID - Pasar saham Indonesia Kembali tertekan pada hari ini, Kamis, 28 Januari 2026.
Tercatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 10 persen dan menyentuh posisi terendah harian di 7.481.
Bahkan, Bursa Efek Indonesia (BEI) pun juga sempat melakukan pembekuan sementara (trading halt).
BACA JUGA:Dipimpin Rais Aam, Pleno PBNU Sepakat Ampuni Gus Yahya
BACA JUGA:Kepala BGN Senang Jika Siswa 'Viralkan' Kekurangan Program MBG di Medsos
Ini menjadi trading halt dua hari berturut turut setelah kemarin, Rabu, 28 Januari 2026, BEI juga melakukannya mengingat IHSG anjlok hingga lebih dari 8 persen menuju ke level 7.600-an.
Melihat dari pergerakan IHSG ini, dikutip dari Analisa teknikal Bloomberg, IHSG dinilai mulai mendekati area support penting.
"Secara teknikal, IHSG berpotensi bangkit dari support–nya dari area level 7.770," tulis laporan Bloomberg.
Analisa selanjutnya, jika indeks mampu bertahan dan bergerak stabil di atas area tersebut, peluang rebound dinilai cukup besar.
Target penguatan terdekat berada di level psikologis 8.000 yang sekaligus berfungsi sebagai resistance awal.
BACA JUGA:Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kemenhub Perkuat Pengawasan Seluruh Moda Transportasi
BACA JUGA:Menag Protes MBG Terfokus di Sekolah Umum, Zulhas Siap Patenkan Data Penerima
Jika momentum berlanjut, IHSG berpotensi melanjutkan penguatan ke area 8.400.
Selain itu, terdapat resistance lanjutan yang cukup kuat di sekitar level 8.680.
Level ini berpotensi menjadi tantangan berikutnya apabila sentimen pasar membaik.
- 1
- 2
- »



