Prabowo Rapat dengan Menteri PKP, Bahas Lahan 30 Hektare untuk Bangun Rusun Subsidi

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Prabowo menerima laporan dari Menteri PKP terkait proses pembukaan lahan seluas 30 hektare di Cikarang, Bekasi untuk pembangunan rumah susun bersubsidi.

Prabowo Rapat dengan Menteri PKP, Bahas Lahan 30 Hektare untuk Bangun Rusun Subsidi (FOTO:Dok BPMI Setpres)

IDXChannel -  Presiden Prabowo Subianto melakukan rapat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dikediaman pribadinya di Hambalang pada Kamis (29/1/2026). 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerangkan, Prabowo menerima laporan dari Menteri PKP terkait proses pembukaan lahan seluas 30 hektare di Cikarang, Kabupaten Bekasi untuk pembangunan rumah susun bersubsidi. 

Baca Juga:
Lisa Black Pink Syuting di Kota Tua Pekan Depan, Pemprov DKI Rekayasa Lalu Lintas

“Selain itu, Presiden Prabowo juga mendapatkan laporan mengenai rampungnya rencana groundbreaking pembangunan 141.000 unit rumah bersubsidi yang akan tersebar di tiga kawasan berdekatan,” kata Teddy dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Menurut Teddy, lokasi pembangunan rumah bersubsidi tersebut berdekatan dengan sekolah, rumah sakit, kawasan perkantoran dan pabrik, serta jalan-jalan utama.

Baca Juga:
BPK Sebut Kerugian Negara Dalam Kasus Tata Kelola Minyak USD2,72 Miliar dan Rp25,4 Triliun

"Dengan adanya pembangunan tersebut, diperkirakan akan terserap sekitar 80 ribu tenaga kerja di segala sektor dan mempercepat perputaran rantai perekonomian," ujar dia.

Teddy menyampaikan, Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak. Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah mendorong penyediaan rumah layak bersubsidi yang dibarengi dengan pemangkasan berbagai bentuk perizinan.

Baca Juga:
Wall Street Mayoritas Ditutup Melemah, Indeks S&P 500 dan Nasdaq Kompak Turun

"Presiden Prabowo melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman berkeinginan agar sebanyak mungkin warga Indonesia memiliki hunian layak yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.

“Salah satu langkahnya adalah adanya rumah layak bersubsidi dan pemangkasan segala macam bentuk perizinan serta biaya pengurusan izin dan adminitrasi," kata Seskab Teddy.

Langkah ini menegaskan orientasi pemerintahan Presiden Prabowo yang tidak hanya merancang kebijakan, melainkan turun langsung mengawal eksekusi guna memastikan program perumahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah Konstitusional Korsel Mantan Presiden Yoon Suk-yeol dan Istrinya Sama-sama Dijatuhi Hukuman Penjara
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Luapan Hati Roy Suryo, Perkuat Jokowi Takut ke Persidangan? | KOMPAS PETANG
• 11 menit lalukompas.tv
thumb
OJK Pastikan Mundurnya Dirut BEI Tidak Ganggu Operasional Perdagangan Saham
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Kenali Stress Language dalam Hubungan
• 16 menit lalubeautynesia.id
thumb
IHSG Anjlok, Dirut Bursa Efek Indonesia Mengundurkan Diri
• 7 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.