enau Gandeng Ari Lesmana di Lagu

medcom.id
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Kolaborasi musisi eńau dengan Ari Lesmana telah melahirkan sebuah karya bertajuk “Sesi Potret”. Lagu ini secara resmi dirilis pada 30 Januari 2026, menghadirkan percakapan batin dua sudut pandang tentang perasaan kehilangan, penyesalan, dan kerinduan mendalam. Musik video karya tersebut juga telah dapat disaksikan di kanal YouTube resmi eńau.
 
Karya ini, yang digarap dalam genre pop alternatif, lahir dari ruang jujur untuk merefleksikan pentingnya hubungan dengan orang terkasih. Kedua musisi ingin mengingatkan pendengar tentang betapa berharganya waktu dan betapa mudahnya momen kebersamaan terlewatkan karena kesibukan atau rasa gengsi.
 
Lagu “Sesi Potret” ditulis oleh Putra Permana (eńau) dan Ari Lesmana, dengan proses produksi dipercayakan kepada Kevin Pangestu. Ide awal lagu ini tercetus pada awal November 2025, terinspirasi dari banyak kisah orang-orang di sekitar eńau dan istrinya, Mulia Kennedy, mengenai duka kehilangan dan penyesalan. Kennedy sendiri turut membantu menuangkan pemikiran eńau ke dalam lirik yang lebih puitis sebelum kemudian disempurnakan oleh Ari Lesmana.

Baca Juga :

Fourtwnty Comeback Tanpa Ari Lesmana lewat Proyek 1Tengah, Ini Vokalisnya

Menurut eńau, lagu ini berfungsi sebagai pengingat personal sekaligus universal tentang “waktu” bersama orang tercinta. Ia menyoroti kecenderungan manusia untuk menunda pertemuan atau ungkapan kasih sayang, yang bisa berakhir pada penyesalan karena waktu yang telah berlalu tak dapat diulang.

Secara musikal, lagu ini diaransemen dengan pendekatan yang reflektif dan emosional, sesuai dengan karakter liriknya. Kevin Pangestu menangani produksi sekaligus pengisian instrumen gitar, didukung oleh Ryan Wijaya pada bass dan Syade Rian sebagai drummer. 
 
Kolaborasi vokal eńau dan Ari Lesmana sengaja dipadukan untuk menyuarakan cerita yang sama dari perspektif berbeda namun saling melengkapi, dengan suara Ari yang kuat dan ekspresif memberikan dimensi baru pada narasi lagu.
 
Single kolaborasi ini dirilis di bawah label Firefly Records dan publisher Musica Publisher Indonesia. Rilis tersebut menegaskan komitmen eńau untuk terus menempatkan kejujuran sebagai inti karyanya, sekaligus menunjukkan kekuatan musik yang tak selalu harus lantang untuk menyampaikan pesan yang mendalam.

Baca Juga :

Rindu! Ari Lesmana Bahas Rencana Fourtwnty Kembali dari Hiatus

 
(Maulia Chasanah)
 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sempat Surut, Banjir di Bidara Cina Jaktim Rendam Permukiman Setinggi 2 Meter
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Panglima TNI Lantik 260 Perwira Prajurit Karier Program Khusus 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bernardo Tavares Ungkap Ada Peluang Persebaya Kembali Ramaikan Bursa Transfer
• 11 jam lalugenpi.co
thumb
Disambangi Bos Bank Dunia, Purbaya Pamer Keris!
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mensesneg Sebut Operasional Dewan Energi Nasional (DEN) Pakai APBN
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.