Jakarta, VIVA – Isu dugaan penelantaran anak yang menyeret nama penyanyi Denada kembali ramai diperbincangkan publik. Kali ini perhatian warganet tertuju pada aktivitas akun Instagram Nikita Mirzani yang ikut memberikan komentar terkait persoalan tersebut. Meski Nikita diketahui tengah menjalani masa tahanan, akun media sosialnya tetap aktif dan memicu berbagai spekulasi di kalangan pengguna internet.
Sejumlah pihak menduga komentar yang muncul bukan ditulis langsung oleh Nikita, melainkan oleh admin yang mengelola akun pribadinya. Namun demikian, pernyataan yang diunggah tetap menuai respons luas dan menjadi topik hangat di media sosial. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
- Kolase Instagram.
Komentar tersebut muncul di kolom unggahan Denada yang memperlihatkan momen emosional bersama mendiang ibunya, Emilia Contessa. Dalam unggahan itu, Denada menyampaikan kerinduan serta kesedihan mendalam. Namun alih-alih memberikan tanggapan simpatik, akun Nikita justru menyinggung tuntutan pengakuan anak yang diajukan Ressa Rizky Rossano.
Tak berhenti di kolom komentar, akun tersebut juga mengunggah Instagram Story berisi potongan video Denada saat membahas persoalan anak. Dalam unggahan itu, permintaan agar Denada mengakui Ressa sebagai anak kandung disampaikan secara tegas dan terbuka.
“Lo banyak omong mbak. Lo akuin nggak tuh anak laki-laki jangan sampai mulut lo kesamber petir makin lebar nanti tuh mulut,” tulis akun Nikita Mirzani yang dikutip pada Jumat, 30 Januari 2026.
Pernyataan itu kemudian disusul dengan kalimat lain yang menilai bahwa tuntutan Ressa tidak merepotkan pihak mana pun, terutama Denada.
“Nih anak nggak nyusahin. Cuma butuh pengakuan. Gitu aja kok repot Mbak,” tambahnya.
Ucapan tersebut dinilai sejalan dengan pengakuan Ressa dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa dirinya hanya menginginkan pengakuan status sebagai anak kandung tanpa menuntut nafkah atau bantuan finansial. Ressa juga menyebut dirinya telah dewasa dan mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.
Polemik ini sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Ressa diketahui sempat mengajukan gugatan perdata terhadap Denada ke pengadilan dengan tujuan memperoleh pengakuan hukum atas hubungan darah di antara keduanya. Dalam konferensi pers yang pernah digelar, terungkap pula kisah masa kecil Ressa yang disebut ditinggalkan di Surabaya pada tahun 2002 saat usianya baru sekitar 10 hari.





