Pasar Masih Fluktuatif, Allo Bank (BBHI) Lanjutkan Aksi Buyback Rp60,65 Miliar

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Allo Bank melanjutkan aksi pembelian kembali (buyback) saham dengan sisa dana sebesar Rp60,65 miliar

Pasar Masih Fluktuatif, Allo Bank (BBHI) Lanjutkan Aksi Buyback Rp60,65 Miliar (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) melanjutkan aksi pembelian kembali (buyback) saham dengan sisa dana sebesar Rp60,65 miliar di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

Dana tersebut merupakan bagian dari total alokasi buyback senilai Rp200 miliar yang telah disiapkan perseroan pada Oktober 2025.

Baca Juga:
Susul Emiten Lain, Allo Bank (BBHI) Buyback Tanpa RUPS Senilai Rp200 Miliar

Pada periode 29 Oktober 2025 hingga 29 Januari 2026, Allo Bank telah merealisasikan pembelian kembali saham sebesar Rp119,37 miliar.

Aksi lanjutan buyback ini akan dilakukan secara bertahap pada periode 30 Januari hingga 29 April 2026, dengan harga pelaksanaan yang dinilai baik dan wajar oleh perseroan, sesuai dengan kondisi pasar yang berlaku.

Baca Juga:
Direktur Utama Allo Bank (BBHI) Mundur Usai Jadi Tersangka KPK, Ini Penggantinya

Manajemen Allo Bank menyebut, pelaksanaan buyback bertujuan untuk menjaga stabilitas harga saham serta mempertahankan kepercayaan para pemangku kepentingan di tengah volatilitas pasar modal.

"Saham hasil pembelian kembali tersebut akan disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock) dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023," kata manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga:
Balada Saham Allo Bank (BBHI) Milik CT Corp: Anjlok 91 Persen dari Level Puncak

Terkait dampak keuangan, manajemen menegaskan bahwa transaksi buyback ini tidak berdampak material terhadap biaya operasional Perseroan. Dengan demikian, kinerja laba rugi Allo Bank diperkirakan tetap sejalan dengan target yang telah ditetapkan.

Selain itu, potensi kerugian dari pengalihan aset berupa kas menjadi saham treasuri juga dinilai tidak akan memengaruhi pendapatan perseroan secara signifikan.

Pada perdagangan Kamis (29/1/2026), saham BBHI ditutup melemah 4,14 persen ke level Rp1.275. Secara kumulatif, saham Allo Bank telah terkoreksi 13,56 persen dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami trading halt selama dua hari berturut-turut akibat koreksi tajam hingga lebih dari 8 persen pada periode 27-28 Januari 2026.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Penjual Es-Jambret di Sleman, Supremasi Sipil Kian Sempit
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Kunjungi Korban Banjir Pemalang, Wamensos Ingatkan Potensi Bencana hingga April
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Menko Zulhas Pastikan Program MBG Tetap Berjalan Selama Ramadan
• 13 jam lalueranasional.com
thumb
Defisit Perdagangan AS Melonjak 95 Persen Jadi Rp953 Triliun pada November 2025
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Hector Souto Belum Pikirkan Perempat Final Piala Asia Futsal 2026 Meski Timnas Indonesia Lolos
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.