jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memutuskan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan work from home (WFH) diperpanjang hingga 1 Februari 2026.
Pramono Anung mengatakan, berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) curah hujan di ibu kota intensitasnya masih tinggi, hingga 1 Februari.
BACA JUGA: Pramono Perpanjang Modifikasi Cuaca di Jakarta hingga Awal Februari
Karena itu, Pramono memutuskan untuk meberlakukan lagi PJJ bagi siswa dan WFH bagi para pegawai.
“Jadi, untuk Maka dengan demikian, saya sudah memutuskan untuk PJJ maupun orang mau work from home itu sampai dengan 1 Februari,” ujar Pramono dikutip Jumat (30/1).
BACA JUGA: Jakarta Hari Ini akan Diguyur Hujan Lebat, Bisa Sangat
Selain memperpanjang imbauan PJJ dan WFH, dia mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga masih terus melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC).
Sebelumnya, Pramono telah memberikan persetujuan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) DKI Jakarta untuk mengeluarkan surat edaran terkait work from home (WFH).
Tak hanya itu, dia juga sudah mengizinkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar mengeluarkan surat edaran terkait PJJ atau school from home.
Pramono mengatakan, kebijakan tersebut akan berlaku hingga 28 Januari 2026. Namun apabila diperlukan, kebijakan tersebut akan diperpanjang.
Dia pun menegaskan kebijakan tersebut juga berlaku bagi perusahaan maupun sekolah swasta yang ada di Jakarta.
Selain memperpanjang kebijakan PJJ dan WFH, dia juga memutuskan untuk kembali memperpanjang OMC hingga 1 Februari 2026.
Sebelumnya, Pramono memutuskan untuk melakukan OMC hingga 27 Januari 2026 karena menurut prakiraan cuaca dari BMKG, Jakarta masih akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi hingga awal Februari 2026.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul



