Stok BBM di SPBU Langka Lagi, Shell Buka Suara

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell kembali kosong.

Kondisi tersebut terlihat di beberapa SPBU Shell, terutama di wilayah Tangerang, Kamis (29/1/2026), di mana sejumlah dispenser BBM tidak beroperasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Shell Indonesia menyatakan tengah berkoordinasi dengan pemerintah terkait proses rekomendasi impor BBM tahun 2026.

“Shell Indonesia ingin menginformasikan bahwa kami terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor (BBM) tahun 2026 sesuai dengan tata laksana yang berlaku,” ujar President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (30/1/2026).

Baca juga: Ketika SPBU Shell Kehabisan BBM Berbulan-bulan

Menurutnya, melalui koordinasi tersebut, pihaknya yakin ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell dapat kembali terpenuhi untuk para pengendara sekaligus ekonomi Indonesia.

"Kami percaya ketersediaan produk BBM di jaringan SPBU Shell dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan dan memberikan kontribusi bagi perekonomian negara," kata dia.

Lebih lanjut, pihaknya pun berterima kasih atas dukungan dari pemerintah pusat dalam penyediaan BBM, terutama untuk SPBU Shell.

Pasalnya, dengan dukungan tersebut, pihaknya dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM melalui mitra-mitranya.

“Shell Indonesia apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan usaha penyediaan BBM selama ini sehingga kami dapat mendistribusikan berbagai varian produk BBM berkualitas melalui mitra kami,” jelas dia.

Baca juga: BBM SPBU Shell Tangerang Kosong, Petugas Sebut 3 Bulan Tak Ada Pasokan

Sebelumnya, sejumlah SPBU Shell di wilayah Tangerang terlihat tidak melayani pengisian BBM.

Area pengisian tampak lengang dan tidak terlihat antrean kendaraan seperti biasanya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Bahkan kondisi tersebut sudah terjadi sejak tiga bulan lalu.

Sejumlah pengendara yang sempat berhenti di lokasi memilih putar balik untuk mencari SPBU lain guna mengisi bahan bakar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buntut Kasus Es Gabus, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Sanksi Disiplin Berat dan Ditahan 21 Hari
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Bos BI Minta Investor Berhenti Wait and See: Optimisme Kunci Ekonomi Lebih Baik
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Film Balas Budi Siap Tayang 5 Februari 2026, Angkat Love Scamming dengan Balutan Komedi Romantis
• 23 jam laluintipseleb.com
thumb
Menkum: Posbankum Berhasil Selesaikan Sengketa Rumah Ibadah dan Konflik Waris Puluhan Tahun
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Tetapkan 313 Wilayah Pertambangan Rakyat, Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah Jadi Kontributor Terbesar
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.