Kemenhaj Bilang Kebugaran Fisik, Disiplin dan Integritas Jadi Syarat Petugas Haji

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kementerian Haji (Kemenhaj) menegaskan bahwa hanya peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) calon petugas haji yang memenuhi syarat yang diberangkatkan ke Tanah Suci.

Hal itu disampaikan Wakil Komandan (Wadan) Diklat PPIH Arab Saudi 2026 Kolonel (Purn) Muftiono menyusul adanya sejumlah peserta diklat yang dinilai tidak memenuhi kualifikasi akhir.

Baca Juga :
Nasib Chiki Fawzi Jadi Korban PHP: Dipulangkan, Dipanggil Lagi, Kini Beneran Dibatalkan Jadi Petugas Haji
Di-php! Chiki Fawzi Benar-benar Batal Jadi Petugas Haji 2026

Ia mengatakan kurikulum pelatihan tahun ini dirancang khusus untuk menerjemahkan arahan tegas Menteri Haji dan Umrah. Kurikulum tersebut berfokus pada tiga pilar utama yaitu kebugaran fisik, kedisiplinan tinggi, dan integritas.

"Memang di sisi kami yang mengawasi training dan diklat, itu membuat satu kurikulum yang harapannya adalah untuk sampai pada tujuan utama," ujarnya.

Petugas haji Daker Madinah rapat koordinasi persiapan kedatangan jemaah dari Makkah
Photo :
  • Syahdan Nurdin/MCH 2025

Ia menekankan bahwa ketiga pilar tersebut bukan sekadar jargon, melainkan indikator mutlak kelulusan.

"Tujuan utama dari diklat itu kan, satu, membentuk petugas haji yang bugar. Kedua, membentuk petugas haji yang disiplin. Berikutnya, membentuk petugas haji yang berintegritas," katanya.

Ia mengatakan bahwa kegagalan memenuhi salah satu dari tujuan utama tersebut menjadi indikator kegagalan bagi peserta didik (serdik).

"Apabila tujuan utama itu tidak ada atau kurang, tentu saja itu menjadi indikator kegagalan," ujar Muftiono.

Pernyataan tersebut sejalan dengan peringatan keras yang sebelumnya disampaikan oleh Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak pada pembukaan diklat awal Januari lalu.

Ia mengatakan bahwa diklat tahun ini mengadopsi metode semi-militer untuk memastikan mental pelayan yang tangguh.

Ia juga mewanti-wanti agar petugas meluruskan niat dan tidak sekadar "nebeng naik haji".

Ketegasan itu, kata Dahnil, terbukti dengan adanya tindakan tegas berupa pencopotan setidaknya enam peserta di tengah jalan karena masalah kesehatan dan indisipliner.

Juru Bicara Kemenhaj Suci Anisa Mawardi membenarkan bahwa hasil evaluasi akhir selama diklat menunjukkan adanya peserta yang tidak layak berangkat.

Meskipun harapan awal kementerian adalah memberangkatkan seluruh peserta, standar pelayanan maksimal yang ditargetkan pada 2026 tidak memberikan ruang bagi kompromi.

"Kita berharap untuk semua petugas haji akan diberangkatkan ke Arab Saudi. Tapi berdasarkan hasil selama diklat ternyata tidak memungkinkan," ujarnya.

Baca Juga :
Awalnya Dicopot Kini Diminta Balik Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi: Aku Masih Mencerna
Alasan Dicopot dari Petugas Haji Gak Jelas, Chiki Fawzi: Arahan dari Atasan
Chiki Fawzi Dicopot dari Petugas Haji, Batal Ibadah Sambil Layani Tamu Allah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Umumkan Kandidat Bos The Fed Pengganti Powell Pekan Depan
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Ada Tiga Perangkat AIoT Xiaomi Terbaru, dari TV Sampai Kamera
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Rizky Billar dan Lesti Kejora Sempat Digosipkan Cerai, Tanda Pernikahan Bisa Bertahan
• 46 menit lalugenpi.co
thumb
Penyidikan Dana Hibah KONI Bangka, Kejari Periksa Lebih dari 10 Saksi
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Awas Adu Domba, Lemkapi Yakin Kapolri dan Presiden Solid
• 12 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.