Beby Prisillia mengaku bahagia bisa kembali menyambut sang suami, Onadio Leonardo, yang telah menyelesaikan masa rehabilitasinya. Sebelumnya, Beby harus sendiri bersama anak-anak karena selama 3 bulan terakhir Onad menjalani program rehabilitasi.
Kesetiaan Beby mendampingi sang suami pun seolah menepis berbagai isu terkait keretakan rumah tangga mereka.
“Happy banget, ini aku sampai gemetaran. Happy banget karena anak-anak di rumah juga kangen banget sama dia, papa mamanya dia juga kangen sama dia. Pokoknya hari ini hari terbaik sih buat aku karena dia akhirnya udah di rumah,” ujar Beby di pusat rehabilitasi kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (28/1).
Di saat banyak orang menjauh dari Onadio Leonardo, Beby justru memilih untuk tetap setia mendampingi. Ia mengaku rutin datang untuk memberikan dukungan secara langsung selama masa rehabilitasi sang suami.
“Aku selalu ke sini. Tiga kali seminggu aku datang. Karena Onad kan orangnya agak rentan atau sensitif. Jadi aku ke sini buat nguatin dia,” ucap Beby.
Beby Prisilia Ungkap Janji PernikahanTerkait kabar keretakan rumah tangganya, Beby menegaskan dirinya masih memegang teguh janji pernikahan yang diucapkannya tujuh tahun lalu. Baginya, meninggalkan pasangan di saat terpuruk bukanlah pilihan.
“Gue itu menikah dengan Onad, gue berjanji kepada Tuhan, gue berjanji pada diri gue sendiri, gue akan bersama selamanya. Gue akan bersama dalam susah dan senang. Jadi kenapa harus ditinggal? Dia butuh ditolong, dia butuh bantuan. Kenapa harus ditinggal? Itu bukan pertanyaan sebenarnya,” ungkap Beby.
Mendengar pernyataan sang istri, Onad yang berada di sampingnya ttak kuasa menahan haru. Matanya berkaca-kaca saat menyadari besarnya dukungan dan pengorbanan Beby selama masa sulit yang ia jalani.
“Pokoknya terima kasih banyak buat istri gue, orang tua gue, dan teman-teman terdekat gue. Karena kan biasanya orang kalau kena masalah ditinggal, tapi gue enggak,” kata Onad.
Diketahui sebelumnya, Onad sempat ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Ia diamankan bersama Beby Prisillia di perumahan Trevista West Rempoa, Tangerang Selatan, Banten. Kasus tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan di kawasan Sunter, Tanjung Priok.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa satu lembar papir, satu plastik klip kecil berisi batang ganja, satu boks kecil, serta tiga unit ponsel.
Onad mengakui penggunaan narkoba tersebut dipicu oleh masalah pribadi yang tengah ia hadapi. Ia kemudian mengajukan asesmen ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), yang akhirnya menyetujui permohonan rehabilitasi.
Onad pun resmi menjalani program rehabilitasi narkoba selama tiga bulan di salah satu panti rehabilitasi di Jakarta Selatan sejak Selasa (4/11).




