Grid.ID - Belum lama ini, Chiki Fawzi mengungkapkan kesedihannya setelah gagal menjadi petugas haji. Hal tersebut ia sampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial Instagram miliknya, @chikifawzi.
Perempuan yang kerap disapa Chiki itu menjelaskan kronologi dirinya dipulangkan saat masih menjalani pelatihan. Ia mengaku sangat bersungguh-sungguh mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan.
“Aku sepenuh hati banget kemarin pelatihan di barak gitu buat petugas haji. Aku dipanggil, lagi di kelas bahasa Arab ramai-ramai waktu itu di SG2. Terus aku dipanggil telpon sama salah satu bapak-bapak KEMENHAJ (Kementerian Haji dan Umrah), dikasih tahu sama empat orang atasan-atasan bahwa aku diminta pulang," ujarnya dikutip dari Rumpi pada Jumat (30/1/2026).
Chiki mengatakan dirinya tidak bisa melanjutkan pelatihan sebagai petugas haji. Ia menilai keputusan tersebut sebenarnya sudah ada yang mengetahui sejak siang hari.
“Pokoknya enggak bisa melanjutkan, jadi sebenarnya kayaknya beliau-beliau ini udah dikabarin dari siang, cuman ternyata pada enggak enak ngasih tahu aku. Yang aku nangkep sih gitu, dikirain Bapak itu sudah nyampein, ternyata belum ada sampai malam hari," ungkapnya.
Ia menduga ada batas waktu tertentu sehingga keputusan itu baru disampaikan pada malam hari. Meski demikian, ia mengapresiasi sikap para petinggi yang menyampaikan keputusan tersebut dengan baik.
“Mungkin dateline-nya malam, jadi aku dikabarin sama empat petinggi-petinggi bapak-bapak itu. Tapi nice sih mereka minta aku pulang dan bahkan I know banyak orang baik di KEMENHAJ yang sangat berusaha mempertahankan aku,“ katanya.
Chiki juga menyadari bahwa keputusan tersebut berasal dari atasan dan harus dijalankan sebagai bagian dari pekerjaan. Pada malam itu juga, ia langsung bersiap untuk pulang.
“Cuman mungkin ini udah dari atasan yang mereka kan juga kerja ya. Malam itu langsung packing dibantuin teman-teman aku, teman sekamar, komandan-komandannya juga," lanjutnya.
Selama mengikuti pelatihan, wanita berusia 37 tahun ini mengaku telah menjalin pertemanan yang erat dengan peserta lainnya. Ia menegaskan tidak mendapat perlakuan khusus selama berada di barak.
“We are building friendship ya selama pelatihan di barak, jadi ya mereka juga kaget sih ini semua dil uar kuasa mereka dan di luar kuasaku. Tapi paling enggak selama pelatihan aku menjalani seperti teman-teman lain, aku enggak di-treat special," tuturnya.
Chiki menyatakan dirinya telah mengikhlaskan kejadian tersebut. Ia juga menegaskan tidak memiliki niat untuk menyerang pihak KEMENHAJ.
“Mungkin aku emang belum dipanggil Allah, aku udah ikhlas kok. Dan aku enggak ada niat nyerang KEMENHAJ, aku sangat bersyukur mereka memasukkan aku dalam petugas haji. Cuman mungkin ada hal lain mereka harus ada asas kepatuhan disana,” ujarnya.
Anak dari aktor Ikang Fawzi ini, juga menyampaikan harapan dan doa untuk penyelenggaraan haji ke depan. Ia mendoakan agar para petugas yang bertugas dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Aku berharap semoga laksana haji salam mengelola dana umat ini semoga bisa dijalankan sebaik-baiknya oleh tim petugas haji 2026. Aku masih berdoa yang baik untuk teman-teman yang berjuang disana," tutupnya. (*)
Artikel Asli


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5054813/original/073631300_1734424635-1734424295903.jpg)

