Bursa Asia Lesu Jelang Akhir Pekan

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Asia cenderung terkoreksi pada Jumat (30/1/2026) di tengah pelemahan Wall Street semalam.

Bursa Asia Lesu Jelang Akhir Pekan. (Foto: Reuters)

IDXChannel - Bursa saham Asia cenderung terkoreksi pada Jumat (30/1/2026) di tengah pelemahan Wall Street semalam.

Investor mencermati kabar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap kesepakatan bipartisan untuk mencegah penutupan pemerintah (government shutdown) yang baru.

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Jelang Akhir Pekan Turun Rp48 Ribu, Cek Lengkapnya

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menentukan sosok yang akan dicalonkan sebagai pimpinan Federal Reserve (The Fed).

Indeks saham Asia-Pasifik terluas MSCI di luar Jepang bergerak naik-turun antara zona hijau dan merah, dan terakhir melemah 0,2 persen. Pelemahan ini memperpanjang penurunan sehari sebelumnya, meski indeks tersebut masih menuju kinerja bulanan terbaik dalam lebih dari tiga tahun.

Baca Juga:
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Titip Harapan Agar Pasar Modal Terus Membaik

Nikkei Jepang merosot 0,35 persen, Topix turun 0,25 persen, Shanghai Composite minus 1,35 persen, hingga Hang Seng Hong Kong berkurang 1,56 persen.

Kontrak berjangka S&P 500 e-mini turun 0,4 persen dan Nasdaq e-mini melemah 0,5 persen. Di sisi lain, harga logam mulia bergerak tidak menentu setelah sempat mengalami flash crash.

Baca Juga:
IHSG Berayun Tajam Pagi Ini usai Dirut BEI Iman Rachman Mundur

“Kemajuan dalam upaya mencegah penutupan pemerintah akan memperkuat imbal hasil obligasi AS dan dolar, sementara meningkatnya risiko shutdown akan membuat pasar lebih digerakkan oleh sentimen berita, di tengah potensi penundaan rilis data,” ujar Kepala Strategi Desk Suku Bunga dan Valuta Asing di Mizuho Tokyo, Shoki Omori, dikutip Reuters.

Pada Kamis, indeks saham di Wall Street melemah setelah laporan kinerja Microsoft yang kurang meyakinkan memicu kekhawatiran terhadap prospek investasi kecerdasan buatan perusahaan tersebut.

Indeks S&P 500 ditutup turun 0,1 persen, sementara Nasdaq Composite merosot 0,7 persen.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, menguat 0,3 persen ke level 96,441 setelah Trump menyatakan akan mengumumkan calon pengganti Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Jumat.

Di situs pasar prediksi Polymarket, probabilitas tersirat bahwa Trump akan mencalonkan mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh melonjak hingga 88 persen. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polri Blokir Puluhan Rekening hingga Sita Rp40 Miliar Terkait Kasus DSI
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Jelang Ramadan, Pemerintah Rapat Inflasi: Pasokan Pangan Dijaga, Diskon Transportasi Disiapkan
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Purbaya Apresiasi Pengunduran Dirut BEI: Ini Positif, Saatnya Serok
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolresta Sleman Dinonaktifkan Buntut Kasus Hogi Minaya
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Virus Nipah Muncul di India, KBRI New Delhi Beri Imbauan: Kupas Buah Menyeluruh
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.