Viral di media sosial pedagang sate liar di Malioboro berguling-guling dan berteriak histeris saat hendak ditertibkan Satpol PP.
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto, mengatakan peristiwa terjadi semalam saat anggota Satpol PP menggelar kegiatan penertiban PKL di kawasan Malioboro, khususnya di Jalan Suryatmajan.
"Lokasi tersebut tidak diperbolehkan ada PKL. Sekitar jam 9 malam tadi. Pada saat teman-teman turun itu kurang-lebih tiga mobil itu, (penjual) sate-sate yang ada di situ langsung berlari," kata Dodi dihubungi, Rabu (28/1).
Ibu penjual sate yang ada dalam video itu panik saat ada petugas. Dia berlari dan nampan dagangannya tumpah.
Penjual sate liar ini sebelumnya sudah kerap ditertibkan petugas.
"Informasi orang-orang di situ, termasuk toko-toko di situ, memang orangnya paling nentang, sangat mengganggu dan nentang. Dia kemudian seperti itu (guling-guling). Saya tidak ngomong akting, tapi akhirnya seperti itulah dan orang di sekitar itu memvideokan," katanya.
Keberadaan sate liar ini dikeluhkan oleh pengunjung hingga toko-toko di kawasan Malioboro. Termasuk soal asap dan sampah yang ditimbulkan.
"Banyak yang mengeluhkan terkait dengan keberadaan pedagang sate di sana. Juga sampahnya yang pemerintah kota juga melakukan kerja bakti untuk pembersihan," katanya.
Barang dagangan para PKL liar kemudian diamankan petugas. Para pedagang diberi pembinaan agar tidak berjualan di kawasan yang dilarang.
Wakil Wali Kota Yogya soal Penjual Sate Guling-guling: Malioboro Bebas PKL
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, angkat bicara soal pedagang sate liar di Malioboro berguling-guling dan berteriak histeris saat hendak ditertibkan Satpol PP.
Wawan mengatakan petugas akan lebih sering sosialisasi dan menertibkan PKL di Malioboro. Sesuai aturan Malioboro saat ini bebas PKL.
"Kita akan tetap intensif supaya kota itu lebih tertata. Jadi memang tidak boleh di situ," kata Wawan ditemui di Kompleks Kepatihan Pemda DIY, Kamis (29/1).
Patroli akan tetap terus dilakukan oleh Satpol PP. Menurutnya pedagang sate liar ini keberadaannya hilang timbul.
"Daerah situ tiba-tiba ada muncul banyak. Petugasnya hilang (lalu PKL) pada ngumpul lagi. Ya kita aturan harus tetap ditegakkan harus kita jaga di sana," katanya.
Sementara ini petugas akan mengedepankan sosialisasi dan pembinaan. Harapannya para PKL bisa mengindahkan aturan yang ada.
"Kita sosialisasi ke mereka berikan pemahaman, pengertian, karena memang aturan harus kita cermati," pungkasnya.




