Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan Buntut Kasus Hogi Minaya, Polri: Audit Temukan Lemahnya Pengawasan Pimpinan

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) terhadap proses penyidikan kasus Hogi Minaya, pria yang sempat ditetapkan tersangka usai membela istrinya dari aksi jambret.

Hasil audit menemukan adanya persoalan serius dalam pengawasan pimpinan, yang berdampak langsung pada kegaduhan di tengah masyarakat. Hal itu diungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko.

Baca Juga :
Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto Dicopot dari Jabatannya Buntut Kasus Hogi Minaya
Masyarakat Dukung Posisi Polri di Bawah Presiden, Irjen Sandi: Jadi Energi Tambahan Tingkatkan Pelayanan

“Dalam audit itu, ditemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan sehingga proses penyidikan menimbulkan kegaduhan di masyarakat serta berdampak pada menurunnya citra Polri,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Januari 2026.

Alhasil, Komisaris Besar Polisi Edy Setyanto dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Kota Sleman. Mabes Polri memastikan bakal dilakukan serah terima jabatan Kapolresta Sleman, hari ini.

Sebelumnya diberitakan, Mabes Polri menonaktifkan sementara Kapolresta Sleman, Komisaris Besar Polisi Edy Setyanto dari jabatannya, menyusul polemik kasus Hogi Minaya, korban penjambretan yang ditetapkan sebagai tersangka, setelah usai berusaha menghentikan dua penjambret yang mencuri tas istrinya, yang berujung meninggalnya para penjambret.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan penonaktifan ini berdasarkan rekomendasi hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DI Yogyakarta.

Audit tersebut dilakukan pada 26 Januari 2026 terkait penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 26 April 2025.

Menurut Trunoyudo, dalam audit tersebut ditemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan sehingga proses penyidikan menimbulkan kegaduhan di masyarakat serta berdampak pada menurunnya citra Polri. 

"Dalam gelar tersebut, seluruh peserta sepakat merekomendasikan penonaktifan Kapolresta Sleman untuk sementara waktu hingga pemeriksaan lanjutan selesai dilaksanakan," kata Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya, Jumat, 30 Januari 2026.

Ia menjelaskan penonaktifan Kapolresta Sleman Kombes Polisi Edy Setyanto dari jabatannya untuk menjamin objektivitas selama pemeriksaan.

"Penonaktifan sementara ini dilakukan semata-mata untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan," ujarnya

Baca Juga :
Gus Umam Nilai Polri di Bawah Presiden Sudah Tepat: Bagian dari Ikhtiar Konstitusional
NU Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden: Posisi Ini Sudah Sangat Ideal!
Komjen Dedi: Dukungan Purnawirawan Agar Polri Tetap di Bawah Presiden Energi Besar Seluruh Jajaran

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Thailand Masters 2026: Gulung Ganda Putri Tuan Rumah, Rachel/Febi Sukses Kunci Satu Tiket Perempat Final
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemlu RI Pantau Penyebaran Virus Nipah di India, Pastikan Tak Ada WNI Tertular
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
CIMB Niaga Raih Indonesia Public Relations Awards 2026
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Godok Sekolah Terintegrasi, Ditargetkan Hadir di Setiap Kecamatan
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Rais Aam KH Miftachul Akhyar Pulihkan Status Gus Yahya Sebagai Ketum PBNU
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.