Seorang pria diduga menggunakan uang palsu saat melakukan pengisian ulang e-wallet di sebuah gerai pulsa di Jalan Perhubungan, Kelurahan Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Rabu (28/1) sekitar pukul 20.30 WIB.
Pemilik gerai, Govin Faturahman, mengatakan pelaku mengisi saldo sebesar Rp 200.000 dengan modus mengunakan uang palsu ditipa dengan uang pecahan kecil.
"Rp 200.000 sama adminnya Rp 203.000. Dua-duanya palsu. Uangnya ditimpanya sama uang Rp 2.000 dan Rp 1.000 logam," kata Govin, Jumat (30/1).
Govin menjelaskan transaksi tidak dilanjutkan karena pegawainya curiga setelah mengecek hologram uang tersebut.
"(Uangnya baru kayak gitu) iya. Tahunya dari hologram," ujar Govin.
Pelaku sempat kembali ke gerai untuk menanyakan transaksi sebelum akhirnya mengambil kembali uangnya dan pergi.
"Belum diisi. Dia (pegawainya) pandai, ditahannya dulu (tidak diisi). Habis itu balik lagi (pelaku) ambil duitnya itu," ucap Govin.
Govin menyebut kejadian serupa sudah dialaminya dua kali dan menduga pelaku yang sama terlibat.
"Isi Rp 150.000 jadi engga sempat ngecek karena ramai," katanya.
Govin mengaku belum melapor ke pihak kepolisian karena nominal kerugian yang kecil.
"Belum ada, karena nominalnya segitu kan," tutup Govin.




