Penulis: Fityan
TVRINews-Bantul, Yogyakarta
Pemerintah fokus pada optimalisasi fasilitas rantai dingin dan penguatan peran koperasi lokal.
Proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Poncosari, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, resmi dinyatakan selesai sepenuhnya.
Infrastruktur ini kini dipersiapkan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir melalui sistem perikanan yang terintegrasi.
Langkah penyelesaian akhir difokuskan pada standarisasi kualitas sarana penunjang, terutama pada sektor pasca-panen.
Fasilitas vital seperti pabrik es, gudang beku (cold storage), serta sarana rantai dingin lainnya telah terpasang untuk menjaga kualitas komoditas laut tangkapan nelayan setempat.
Optimalisasi Melalui KoperasiSetelah fase konstruksi berakhir, fokus utama kini beralih pada tahap operasional. Kawasan ini akan dikelola langsung oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Skema pengelolaan melalui koperasi bertujuan agar perputaran ekonomi tetap berada di lingkup masyarakat desa dan memberikan dampak kesejahteraan yang merata.
Pembangunan ini tidak hanya sekadar pembenahan fisik, tetapi juga merupakan bagian dari strategi transformasi kawasan pesisir. Dengan adanya ruang pendukung aktivitas ekonomi yang memadai, nelayan diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dari hasil laut mereka.
Transformasi Ekonomi PesisirProgram Kampung Nelayan Merah Putih mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem perikanan nasional dari hulu ke hilir.
Melalui integrasi antara penyediaan infrastruktur modern dan penguatan lembaga ekonomi mikro, proyek ini diharapkan mampu menjadi model pembangunan wilayah pesisir di daerah lain.
"Penyelesaian ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mendorong transformasi kawasan pesisir melalui pembangunan perikanan yang terintegrasi," tulis akun resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI
Kini, masyarakat Desa Poncosari bersiap untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang tersedia, menandai babak baru dalam pengelolaan potensi maritim di pesisir selatan Yogyakarta.
Editor: Redaksi TVRINews




