Kualitas udara Bandung, Bogor, dan Bekasi terpantau sehat dan bahkan masuk kategori terbaik di Indonesia pada Jumat (30/1) pagi. Kualitas udara wilayah-wilayah ini tergolong sehat, dengan poin AQI tak lebih dari 50 berdasarkan situs IQAir pukul 07.03 WIB.
"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Jumat (30/1).
Berikut daftar kota dengan kualitas udara terbaik pada Jumat (30/1) pagi:
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 11 atau dalam kategori baik
- Bogor, Jawa Barat, dengan poin AQI 39 atau dalam kategori baik
- Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 55 atau dalam kategori sedang
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 55 atau dalam kategori sedang
Badung, Bali, menjadi wilayah dengan kualitas udara paling buruk di Indonesia pada Jumat (30/1) pagi, namun masih tergolong sedang dengan poin AQI 97. Kategori ini rentan menimbulkan dampak kesehatan bagi kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru, ketika beraktivitas berat di luar ruangan.
Sedangkan di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk bahkan mencapai kategori sangat tidak sehat dengan poin AQI tembus 200. Tepatnya berada di Kuwait City, Kuwait. Berikut daftarnya:
- Kuwait City, Kuwait, dengan poin AQI 211 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Delhi, India, dengan poin AQI 207 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 202 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Kolkata, India, dengan poin AQI 189 atau dalam kategori tidak sehat
- Kairo, Mesir, dengan poin AQI 184 atau dalam kategori tidak sehat
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Kota Manila di Filipina dan Kota Kabul di Afghanistan justru memiliki kualitas udara paling sehat di dunia, dengan poin AQI 0. Berikutnya disusul Vancouver di Kanada dengan poin AQI 7.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 0-50, kategori sedang memiliki rentang PM2,5 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-15o.
Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200 dan kategori sangat tidak sehat 200-299. Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kategori berbahaya pada rentang PM 2,5 300-500 . Kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.


