Moms, pendekatan holistik dalam gaya hidup menyusui menjadi sorotan dalam acara peluncuran rangkaian edukasi ibu menyusui yang digelar Blackmores Indonesia di RSIA Bunda, Jakarta.
Acara ini menekankan bahwa proses menyusui tidak hanya ditentukan oleh asupan nutrisi, tetapi juga kesiapan mental, ketenangan, dan pola hidup ibu.
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari tahap pre-launch yang sebelumnya melibatkan 100 ibu menyusui. Dalam acara tersebut, dokter anak dan edukator laktasi, dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A, MARS atau dr. Tiwi, menegaskan pentingnya pemahaman ibu terhadap masa kritis menyusui. Menurutnya, kelancaran proses laktasi berkaitan erat dengan kondisi psikologis ibu.
“Ibu sangat penting mengetahui masa kritis menyusui pada bayi agar proses laktogenesis dalam tubuh berjalan dan tercipta dorongan roket laktasi yang membuat ASI diproduksi dengan baik. Namun, kondisi ibu yang tenang adalah kunci utama agar ASI lancar,” ujar dr. Tiwi.
Moms, pendekatan holistik juga mencakup kesiapan fisik dan nutrisi sejak masa kehamilan. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Gorga I. V. W. Udjung, Sp.OG, menjelaskan bahwa ibu hamil dan menyusui perlu mempersiapkan diri melalui pemenuhan nutrisi mikro esensial, Omega-3, serta penerapan pola hidup sehat.
“Pemenuhan nutrisi yang tepat merupakan penggerak utama bagi Awal yang Baik untuk Buah Hati,” jelasnya.
Dari sisi pengalaman ibu, tantangan menyusui kerap berkaitan dengan tekanan mental. Senior Brand Manager Blackmores Indonesia, Juliana Nur Wulan, mengatakan bahwa stres dapat memengaruhi produksi ASI.
“Menyusui bukan hanya soal asupan nutrisi saja, tetapi juga tentang ketenangan. Stres dapat meningkatkan hormon kortisol yang berpotensi menghambat aliran ASI,” ungkapnya.
Pendekatan ini juga dirasakan langsung oleh para ibu yang hadir. Salah satu peserta pre-launch mengungkapkan pengalamannya setelah mengikuti rangkaian pendampingan menyusui.
“Ini sangat membantu aku dalam proses menyusui, aku jadi lebih percaya diri dan lebih tenang,” tuturnya.
Melalui acara edukatif ini, gaya hidup menyusui dengan pendekatan holistik diperkenalkan sebagai bagian dari keseharian ibu, yang menggabungkan pengetahuan, kesiapan mental, dan pola hidup sehat dalam mendukung proses menyusui.




