InJourney Kembangkan Pariwisata Bali–Nusra Lewat Layanan Terintegrasi

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney terus memperkuat pengembangan pariwisata terintegrasi di kawasan Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dilakukan melalui sinergi layanan bandar udara dan pengelolaan kawasan destinasi yang dirancang saling terhubung dalam satu ekosistem perjalanan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT (Bali–Nusra), yang ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Regional di Golo Mori Convention Center (GMCC), Kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas destinasi sekaligus meningkatkan kemudahan perjalanan wisatawan lintas wilayah.

Para gubernur menyampaikan apresiasi atas model layanan pariwisata terintegrasi yang dikembangkan InJourney Group, mulai dari akses bandara hingga pengelolaan kawasan. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyelenggaraan event, memperlancar mobilitas wisatawan, serta memperkuat daya saing destinasi di tingkat nasional maupun global.

Integrasi Layanan dari Bandara hingga Pengelolaan Destinasi

Sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, InJourney berkomitmen mengintegrasikan konektivitas dari hulu ke hilir melalui layanan bandara, aviasi, hingga pengelolaan destinasi pariwisata. Melalui anak usahanya yaitu InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebagai pengelola kawasan, InJourney memastikan pengembangan destinasi dilakukan secara terintegrasi, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Integrasi layanan ini tidak hanya memperkuat konektivitas antar destinasi, tetapi juga mendorong peningkatan trafik wisatawan di Bali, NTB, dan NTT. Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam mendukung kerja sama Bali–Nusra serta menciptakan peningkatan trafik wisatawan dan dampak ekonomi sosial yang nyata bagi daerah,” tutur Direktur Utama InJourney, Maya Watono.

Sebagai bagian dari InJourney Group, ITDC berperan strategis melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) berstandar internasional di Kawasan The Golo Mori yang menjadi tuan rumah penandatanganan PKS lintas provinsi tersebut.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menegaskan bahwa kerja sama Bali–Nusra merupakan langkah strategis untuk membangun kawasan pariwisata yang saling terhubung dan berkelanjutan. “Kolaborasi antar Pemerintah Provinsi Bali, NTB, dan NTT menjadi fondasi penguatan ekosistem pariwisata terintegrasi, peningkatan konektivitas destinasi, yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional,” ungkapnya.

Pemilihan GMCC sebagai venue penandatanganan perjanjian karena dinilai memiliki daya dukung infrastruktur yang memadai untuk penyelenggaraan agenda pertemuan berskala nasional maupun internasional. Kepercayaan ini mencerminkan kesiapan kawasan The Golo Mori sebagai ruang kolaborasi strategis lintas wilayah dan lintas sektor di masa mendatang.

Diresmikan pada 2023, GMCC dirancang sebagai ruang pertemuan strategis yang memadukan fasilitas MICE berstandar kelas dunia dengan keindahan lanskap alam Indonesia Timur. Kehadiran GMCC menjadi representasi pengembangan sustainable marine-based MICE tourism destination yang berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, dan daya saing global.

Sejalan dengan hal tersebut, General Manager The Golo Mori, Aji Munarwiyanto, menegaskan bahwa kerja sama Bali–Nusra memiliki makna strategis lebih luas. “Kami memandang Bali–Nusra bukan sekadar kolaborasi antarwilayah, melainkan sebagai satu kesatuan sosial dan ekonomi. GMCC di Kawasan The Golo Mori diharapkan menjadi bagian dari ekosistem kawasan yang inklusif, memperkuat konektivitas, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” jelas Aji.

Selain gedung konvensi berkapasitas hingga 2.000 orang, kawasan The Golo Mori juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain Nuka Beach Club sebagai destinasi kuliner dan rekreasi tepi pantai, fasilitas heliport untuk mendukung konektivitas VIP dan penyelenggaraan event strategis, serta rencana pengembangan amenitas kawasan di sejumlah titik lainnya. Penguatan fasilitas ini merupakan bagian dari strategi pengembangan kawasan terpadu untuk menunjang aktivitas MICE, pariwisata, dan agenda berskala nasional maupun internasional secara berkelanjutan.

Melalui momentum ini, InJourney dan ITDC memperkuat peran The Golo Mori sebagai hub MICE strategis di Indonesia Timur melalui layanan pariwisata terintegrasi yang menghubungkan bandara, destinasi, dan kawasan, guna mendorong kolaborasi regional, memperluas dampak ekonomi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta MICE dunia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj: Diklat PPIH Masih Tahap Seleksi, Tak Otomatis Jadi Petugas Haji
• 9 jam laluidntimes.com
thumb
Kaesang Tolak Laporan ABS, DPP PSI: Struktur Partai Jadi Kunci Kemenangan
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Rehabilitasi Mangrove BNI Dorong Pemulihan Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi
• 40 menit laludisway.id
thumb
Danantara Instruksikan Pelat Merah Wajib Beli Produk Buatan PT PAL & INKA
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Elnusa Petrofin Dukung Sinergi Pertamina Patra Niaga–Astra UD Trucks Perkuat Armada Energi
• 22 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.