Trump Capai Kesepakatan dengan Partai Demokrat untuk Atasi Ancaman Shutdown

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Partai Demokrat telah mencapai kesepakatan dengan Partai Republik dan Gedung Putih untuk meloloskan lima rancangan undang-undang (RUU) pengeluaran.

Trump Capai Kesepakatan dengan Partai Demokrat untuk Atasi Ancaman Shutdown. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Partai Demokrat telah mencapai kesepakatan dengan Partai Republik dan Gedung Putih untuk meloloskan lima rancangan undang-undang (RUU) pengeluaran guna mendanai sejumlah lembaga pemerintah hingga September 2026.

Dilansir dari Xinhua pada Jumat (30/1/2026), kesepakatan ini dicapai di tengah ancaman penutupan pemerintah atau government shutdown akhir pekan ini.

Baca Juga:
MBS Larang Trump Gunakan Wilayah Arab Saudi untuk Serang Iran

Kelima RUU tersebut mencakup pengeluaran untuk Departemen Pertahanan, Departemen Kesehatan, Departemen Keuangan, sistem pengadilan federal, dan lembaga-lembaga lainnya hingga akhir tahun fiskal 2026 pada 30 September.

Namun, kesepakatan ini tidak termasuk RUU pengeluaran untuk Departemen Keamanan Nasional (DHS) yang akhir-akhir ini menuai banyak kritikan.

Baca Juga:
Dolar AS Turun Tajam, Trump Tak Khawatir

Sebelumnya, Senat gagal meloloskan enam RUU pengeluaran di tengah perselisihan mengenai kebijakan imigrasi. 

Dua penembakan fatal baru-baru ini oleh penegak hukum federal di Minneapolis mendorong Partai Demokrat untuk mencari perubahan pada cara kerja lembaga imigrasi. 

Baca Juga:
Trump Akan Umumkan Calon Ketua The Fed Hari Ini

Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menguraikan tuntutan Partai Demokrat awal pekan ini, termasuk mengakhiri patroli keliling, memperketat aturan surat perintah, memberlakukan kode etik yang dapat ditegakkan yang mewajibkan agen federal untuk menggunakan standar penggunaan kekuatan yang sama dengan penegak hukum lokal, dan menerapkan kebijakan "lepas masker, pasang kamera tubuh" untuk agen federal.

"Semoga, baik Partai Republik maupun Demokrat akan memberikan persetujuan bipartisan yang sangat dibutuhkan," kata Presiden AS Donald Trump di media sosial.

Selain Senat, kesepakatan yang baru saja dicapai juga harus disetujui DPR, yang sedang dalam masa reses minggu ini dan belum memiliki rencana untuk kembali berkumpul di Washington.

Pendanaan untuk beberapa lembaga federal AS, termasuk Departemen Pertahanan, Departemen Pendidikan, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan, Departemen Tenaga Kerja, Departemen Transportasi, dan Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan, dijadwalkan berakhir pada Sabtu. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Siap-siap Liburan! Garuda Indonesia Obral Tiket Diskon hingga 65%
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tebar Ancaman ke Thailand dan Vietnam, Firman Ardiansyah: Tidak Takut!
• 12 jam lalugenpi.co
thumb
CIMB Niaga Raih Indonesia Public Relations Awards 2026
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kebakaran di Perumahan Padat Penduduk Cikini, Pemadaman Masih Berlangsung
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Kemenag Terbitkan PMA 1/2026, Padukan Hisab dan Rukyat dalam Penetapan Awal Bulan Hijriah
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.