Persiapan Piala Dunia: FIFA Perketat Standar Antidoping

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews – Zurich

Puluhan petugas kontrol doping jalani sertifikasi ketat di Zurich demi menjaga integritas turnamen mendatang.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional menjelang Piala Dunia FIFA 2026 dan Piala Dunia Wanita FIFA 2027, FIFA melalui Unit Antidoping secara resmi menyelenggarakan Kursus Akreditasi Petugas Kontrol Doping (DCO) di markas besar mereka, Home of FIFA, Zurich.


(Suasana Kursus Akreditasi Petugas Kontrol Doping di Zurich (Foto: FIFA))

Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan keadilan olahraga (fair play) melalui sistem pengawasan yang terstandarisasi secara global. 

Sekitar 30 petugas dari enam benua mengikuti pelatihan intensif yang mencakup aspek teoretis maupun praktik langsung di lapangan.

Standar Tinggi dan Pengujian Ketat

Pelatihan ini tidak hanya melibatkan para profesional berpengalaman, tetapi juga merekrut tenaga baru untuk memperkuat tim pengawas. Fokus utama materi pelatihan meliputi:

•    Prosedur pengambilan sampel urin, darah, dan dried blood spot.

•    Logistik turnamen dan penggunaan perangkat digital modern.

•    Proses analisis laboratorium serta prosedur pengecualian penggunaan terapeutik (therapeutic use exemptions).

Seluruh peserta diwajibkan melewati ujian kompetensi tertulis sebagai syarat mutlak mendapatkan atau memperbarui akreditasi mereka. 

Hanya mereka yang memenuhi standar tinggi FIFA yang akan ditugaskan dalam kompetisi resmi selama dua tahun ke depan.

Komitmen Terhadap Integritas Sepak Bola

Direktur Badan Yudisial FIFA, Luis Villas-Boas, menegaskan bahwa kursus ini merupakan pilar utama dalam melindungi integritas sepak bola dunia.

"Kursus Akreditasi DCO ini adalah bentuk komitmen berkelanjutan FIFA untuk melindungi integritas sepak bola melalui kontrol antidoping yang kuat, konsisten, dan terharmonisasi secara global," ujar Villas-Boas.


(Direktur Badan Yudisial FIFA Luis Villas Boas (dua dari Kanan) (Foto: FIFA))

Ia juga menambahkan bahwa standar ketat ini sangat krusial mengingat skala besar turnamen yang akan datang, yakni Piala Dunia FIFA 2026 musim panas mendatang dan Piala Dunia Wanita FIFA 2027.

Program akreditasi ini dijalankan sepenuhnya selaras dengan Standar Internasional untuk Pengujian dan Investigasi dari Badan Antidoping Dunia (WADA). Hal ini mempertegas posisi FIFA dalam menjunjung tinggi prinsip olahraga bersih di level tertinggi.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BEI Suspensi Saham 48 Emiten yang Belum Sampaikan Laporan Keuangan, Ini Daftarnya
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Gembok Saham Dibuka, RLCO-SIPD Diperdagangkan di Papan FCA
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Mayoritas Pengakses Suara Surabaya Setuju Kendaraan Tanpa Nopol Ditilang
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pengangguran di Garut Turun, tapi Pasar Kerja Justru Mengecil
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 30 Januari 2026
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.