jpnn.com, JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Tahap II pada koridor Betung - Tempino - Jambi sepanjang 170,70 kilometer.
Proyek ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2027 dan akan segera disambung dengan pembangunan ruas Tol Jambi - Rengat.
BACA JUGA: Hutama Karya Berkontribusi Dalam Pemulihan Infrastruktur di Sumatera Barat
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah menerangkan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas antarporvinsi di Sumatera Selatan, Jambi hingga Riau guna efisiensi arus logistik.
"Pembangunan koridor ini kami dorong agar konektivitas antardaerah semakin kuat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat serta pelaku usaha," terang Mardiansyah, Jumat (30/1/2026).
BACA JUGA: Hutama Karya Catat 2,4 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera Selama Nataru 2025/2026
Dia menambahkan saat ini beberapa segmen seperti Bayung Lencir - Tempino (34, 10 km) dan Tempino - Ness (18, 49 km) telah beroperasi tanpa tarif.
Sementara pengerjaan fokus pada Seksi 1 dan Seksi 2 dengan perincian progres sebagai berikut:
BACA JUGA: Hutama Karya Catat Trafik Kendaraan di Tol Trans Sumatra Meningkat 41 Persen
Seksi 1 (Betung - Tungkal Jaya), progres kontruksi mencapai 57,64 persen (Seksi 1A) dan 13,39 persen (Seksi IB). Ditargetkan selesai pada Kuartal I 2027.
Seksi 2 (Tungkal Jaya - Bayung Lencir), progres kontruksi berada di angka 22,03 persen (Seksi 2A) dan 22,37 persen (Seksi 2B) ditargetkan selesai pada Kuartal IV 2027.
"Rencana Tol Jambi - Rengat sendiri akan membentang sepanjang 198,13 kilometer. Ruas ini diproyeksikan menjadi jalur vital untuk akses kawasan industri kelapa sawit, perikanan di Sungai Enok, hingga destinasi wisata sejarah seperti Candi Muaro Jambi dan Taman Nasional Kerinci Seblat," kata Mardiansyah.
Selain infrastruktur jalan, Hutama Karya juga berkomitmen membangun fasilitas pendukung sosial seperti pengembangan UMKM di rest area serta penyediaan overpass dan underpass untuk mobilitas warga lokal. (mcr35/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Anda Mau Tahu Apa yang Terbaru Dilakukan Hutama Karya di JTTS?
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Cuci Hati



