5 Anjing di Bandung Lepas, Serang 2 Bocah: Malamnya Korban Panas hingga Kejang

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Dua bocah bersaudara, Arisa dan Kanisa, menjadi korban penyerangan anjing di RT 04/RW 10, Kelurahan Warung Muncang, Bandung Kulon, Kota Bandung, Rabu (28/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat keduanya sedang berjalan pulang usai jajan bersama kakek mereka, Agus.

Menurut Agus, kejadian bermula ketika mereka melintas di sebuah belokan jalan. Saat itu, ia melihat segerombolan anjing datang dari arah Jalan Raja Wali. Meski sudah berusaha menepi hingga ke pinggir benteng, salah satu anjing berukuran besar tiba-tiba berbalik arah dan menyerang.

“Bapak kan pulang nganter ini mau jajan. Setelah pulang jajan ya biasa mau pulang ke rumah, pas di belokan lihat segerombolan anjing. Awalnya mau ke bapak dulu, tapi langsung ngarah ke cucu, ke bagian kepala,” ujar Agus.

Malamnya Panas-Kejang

Akibat serangan tersebut, salah satu cucunya mengalami luka gigitan. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pindad oleh ayahnya untuk mendapatkan penanganan medis, termasuk vaksin. Namun, pada malam harinya kondisi korban sempat memburuk.

Saat ini, kondisi korban berangsur membaik. Meski demikian, Agus menyebut cucunya masih merasakan pusing dan tidak enak badan, terutama menjelang waktu magrib. Selain dampak fisik, trauma psikologis juga masih dirasakan korban.

Pemilik Anjing Tanggung Jawab

Agus menegaskan anjing yang menyerang bukan berasal dari lingkungan sekitar, melainkan dari kawasan Raja Wali, Jalan Sudirman. Pemilik anjing pun telah diketahui dan mendatangi rumah korban setelah anjing tersebut terlacak melalui chip yang terpasang.

Pemilik anjing disebut telah menyatakan kesediaan untuk bertanggung jawab, namun hingga kini belum ada perhitungan terkait biaya pengobatan karena korban masih menjalani perawatan lanjutan.

"Ya ada tanggung jawab, tapi sampai sekarang juga belum ada kalkulasi tentang biaya-biaya, masih perawatan soalnya masih ada kontrol lagi," ujar Agus.

Terkait penyebab anjing bisa lepas, pemilik menduga ada dua kemungkinan, yakni gerbang rumah dibuka oleh pemulung atau pembantu rumah tangga lupa mengunci gerbang. Anjing tersebut diketahui ditempatkan di garasi, bukan di dalam rumah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ini Alasan Ibu Mengerang atau Berteriak saat Melahirkan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Terbaru! Jumlah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat dan Hambatan Tim SAR di Hari Ketujuh Pencarian
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Pengacara Sebut Gus Yaqut Bakal Hadiri Panggilan KPK Hari Ini
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Iman Rachman, Direktur Utama BEI yang Mengundurkan Diri
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Airlangga Hartarto Hormati Pengunduran Diri Iman Rachman dan Tegaskan Tata Kelola BEI Tetap Dijaga
• 4 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.