Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, pihaknya berencana menyiapkan lahan untuk pembangunan underpass Citayam yang bakal digarap oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Untuk Kota Depok mengalokasikan anggaran Rp 80 miliar untuk pembebasan lahan," kata dia kepada wartawan di Depok, Jumat (30/1/2026).
Advertisement
Supian menuturkan, rencana pembangunan underpass Citayam ini merupakan keinginan Pemprov Jabar untuk mengurai kemacetan yang acak kali terjadi di Citayam. Di mana baik Depok maupun Bogor terdampak.
"Ini ikhtiar kita dalam upaya menyelesaikan permasalahan kemacetan di Jalan Raya Citayam atau Pasar Citayam," ungkap dia.
Karena itu, tak hanya Depok, Pemkab Bogor juga akan melakukan pembebasan lahan.
"Pemerintah Kota Depok (pembebasan lahan) pada bagian utara, sedangkan Kabupaten Bogor di bagian selatan. Jadi underpass Citayam itu menjadi kerjasama kita berdua untuk pembebasan lahannya," jelas Supian.
Adapun, rencananya anggaran untuk pembangunan underpass Citayam menjadi kewenangan dari Pempov Jawa Barat, di mana nilainya mencapai Rp 200 miliar.
"Iya untuk anggaran pembangunannya dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat," ungkap Supian.
Sementara, salah seorang warga Citayam, Hendri menyambut baik rencana pembangunan underpass Citayam.
"Di area ini kalau saat pagi, sore sampai malam pasti macet," kata dia.
Hendri menambahkan, terdapat sejumlah faktor penyebab kemacetan di area Stasiun Citayam, diantaranya perlintasan kereta yang buka tutup dengan durasi sekitar lima menit, angkot, hingga bidang jalan yang tidak dapat menampung kepadatan kendaraan.
"Semoga saja pembangunan underpass dapat dilaksanakan sesuai rencana dan menjadi jawaban dari kemacetan saat ini," kata dia.




