117 Siswa di Kudus Diduga Keracunan MBG, Wagub Jateng: Nanti Kita Cek dan Evaluasi

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin mengatakan, Pemprov Jateng akan memeriksa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Kudus, termasuk satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menjadi penyuplai makanan. Hal itu merespons adanya 117 siswa di sekolah tersebut yang diduga mengalami keracunan MBG. 

"Nanti kita akan cek ya. Biasanya itu kita langsung cek, bagaimana mereka ada penanganan, nanti kita lihat, kita evaluasi MBG-nya, sehingga nanti bisa kita tentukan permasalahannya di mana," kata Yasin di Kota Semarang saat dimintai tanggapannya soal kasus dugaan keracunan MBG di SMAN 2 Kudus. 

Baca Juga
  • MBG dan Penciptaan Lapangan Kerja Sama Pentingnya
  • Menteri Bappenas: MBG Sudah Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
  • 117 Siswa di Kudus Diduga Keracunan MBG, Wagub Jateng: Nanti Kita Cek dan Evaluasi
Dia menambahkan, Pemprov Jateng juga akan memeriksa SPPG yang menjadi penyuplai MBG ke SMAN 2 Kudus. "Kayak biasanya kan, diinvestigasi bagaimana izin-izinnya dan kelanjutannya bagaimana ada tahapan-tahapannya," ujar Yasin. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, Mustiko Wibowo, mengungkapkan, terdapat 117 siswa SMAN 2 Kudus yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi MBG. "Ya, 117 siswa. Sebagian besar rawat jalan. Ada sebagian yang dirawat inap," ujarnya. 

.rec-desc {padding: 7px !important;} Dia menambahkan, siswa yang menjalani rawat inap di rumah sakit berjumlah 46 orang. Mustiko mengeklaim, meski dirawat, kondisi para siswa cukup stabil. 

Menurut Mustiko, tim dari Dinkes Kudus telah mendatangi dan melakukan pemeriksaan awal terhadap SPPG yang menyuplai MBG ke SMAN 2 Kudus, yakni SPPG Purwosari. Dinkes Kudus juga mengambil sampel bahan makanan untuk diuji di laboratorium.

Namun Mustiko tak mengungkap apa saja sampel yang diambil oleh timnya. Sementara itu Sekretaris Tim Satgas Percepatan MBG Provinsi Jateng, Hanung Triyono, mengungkapkan, kegiatan operasional SPPG Purwosari di Kabupaten Demak telah dihentikan sementara. Hal tersebut merespons kasus dugaan keracunan puluhan siswa di SMAN 2 Kudus.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Angkutan Kontainer KAI Logistik Tumbuh 8% Sepanjang 2025
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Urusan Pelat Dinas di Porsche Berujung Kemhan Buka Suara
• 12 jam laludetik.com
thumb
Nikita Mirzani Desak Denada Akui Ressa Rizky Anak Kandungnya: Gitu Aja Kok Repot
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Banjir Tak Surut di Jalan Arteri Karawang, Penyempitan Gorong-Gorong Jadi Penyebab | SAPA MALAM
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Jamu Mantan, Carlos Pena Puji Permainan Individu Persija 
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.