John Herdman Coret Anak Emas STY di FIFA Series 2026, Asnawi Mangkualam Cedera Parah

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA – Kabar kurang sedap menghampiri Skuad Garuda menjelang ajang FIFA Series 2026. Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan harus mencoret nama Asnawi Mangkualam dari daftar panggilannya.

Anak emas Shin Tae-yong (STY) tersebut terpaksa menepi dalam waktu lama. Asnawi cedera parah yang dialaminya saat latihan bersama klubnya di Thailand, Port FC.

Asnawi Mangkualam, yang selama ini menjadi salah satu pilar di lini pertahanan Indonesia, dipastikan absen selama kurang lebih enam bulan.

Pihak Port FC telah mengonfirmasi bahwa mantan pemain PSM Makassar ini menderita cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL).

Melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya pada Rabu (28/1/2026), Asnawi menyampaikan bahwa musim 2025/2026 telah berakhir lebih cepat baginya.

“Setiap langkah yang diambil selalu memiliki risiko demi meraih hasil yang lebih besar. Hari ini, perjalanan saya bersama Port FC harus terhenti sementara hingga akhir musim,” tulis Asnawi.

Kehilangan Besar

Kehilangan Asnawi menjadi pukulan telak bagi strategi John Herdman. Awalnya, Asnawi diproyeksikan untuk mengisi kekosongan lini belakang menyusul sanksi FIFA terhadap Shayne Pattynama.

Sebagai informasi, Shayne dijatuhi hukuman larangan bertanding dalam empat laga resmi akibat insiden pasca-laga melawan Irak pada Oktober 2025 lalu.

Meski posisi aslinya adalah bek kanan, fleksibilitas Asnawi yang mampu bermain apik di posisi bek kiri di bawah asuhan Alexandre Gama di Port FC, menjadikannya opsi paling logis untuk menambal lubang yang ditinggalkan Shayne.

Namun, operasi ACL yang baru saja dijalaninya membuyarkan skenario tersebut. John Hardmen harus memutar otak mencari solusinya.

Dukungan Penuh dari Port FC

Klub raksasa Thailand, Port FC, menunjukkan solidaritas tinggi terhadap pemainnya. Dalam laga kontra Ayutthaya United di ajang Muangthai Cup, rekan-rekan setim Asnawi tampak membentangkan jerseynya sebagai bentuk dukungan moral.

Pihak klub menyatakan akan bertanggung jawab penuh atas proses rehabilitasi sang pemain. “Kami yakin dengan profesionalismenya, Asnawi akan kembali lebih kuat pada musim 2026/27,” ungkap pernyataan resmi klub, Kamis (29/1/2026).

Dampak Absennya Asnawi

Kehilangan Asnawi Mangkualam di awal kepemimpinan John Herdman menciptakan efek domino bagi Timnas Indonesia.

Asnawi adalah jembatan emosional dari era STY. Absennya Asnawi membuat Herdman kehilangan sosok pemimpin lapangan yang memahami karakter pemain lama, sekaligus menyulitkan Herdman dalam menguji kapabilitas Asnawi dalam sistem taktik barunya yang cenderung lebih modern dan dinamis.

Dengan Shayne Pattynama yang masih menjalani sanksi dan Asnawi yang cedera parah, Indonesia mengalami krisis di posisi fullback.

Herdman kini dipaksa untuk melakukan eksperimen lebih awal, mungkin dengan memanggil nama-nama baru dari Super League atau memaksimalkan pemain naturalisasi lain di posisi yang bukan aslinya.

Bagi Timnas Indonesia, ini adalah ujian kedalaman skuad. Jika pengganti Asnawi mampu tampil impresif di FIFA Series 2026, persaingan di posisi bek kanan atau kiri akan semakin ketat saat Asnawi pulih nanti. (*)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Semen Padang Mode Serius: Setelah Cuci Gudang, Siap Bajak Eks PSM dan Pemain Malut United
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Komisaris CDI Group Mulai Cicil Saham CDIA
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Amran Sidak Pasar Padalarang, MinyaKita Dijual Rp18 ribu: Ini Sinarmas Offside, Kita Laporkan!
• 11 jam laludisway.id
thumb
Foto: Hajar Kirgizstan, Indonesia Lolos ke Perempat Final Piala Asia Futsal 2026
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Jabatan Gus Yahya Sebagai Ketua Umum
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.