Jakarta: Pertunjukan teater musikal Rodgers & Hammerstein’s Cinderella untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Diproduksi oleh Center Stage Community, pertunjukan Broadway musikal klasik ini sukses dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 15–18 Januari 2026. Selama rangkaian pementasan, Cinderella menarik perhatian publik pecinta seni pertunjukan dan memperkuat posisi teater musikal sebagai salah satu bentuk hiburan panggung yang kian diminati di Tanah Air.
Mengusung kisah klasik Cinderella, produksi ini tampil dengan pendekatan teater musikal profesional yang menggabungkan musik orkestra, dialog dramatik, serta tata panggung visual yang solid. Center Stage Community menghadirkan konsep artistik yang dirancang matang dan inklusif, sehingga pertunjukan ini dapat dinikmati oleh berbagai segmen penonton, mulai dari penikmat teater hingga keluarga dan generasi muda. Pementasan ini sekaligus menegaskan komitmen Censtacom dalam menghadirkan karya teater musikal kelas dunia ke panggung Indonesia.
Dari sisi produksi, kualitas musikal Cinderella ditopang oleh Wishnu Dewanta bersama Wishnu Dewanta Orchestra yang bertanggung jawab atas penggarapan musik. Aransemen orkestra menjadi elemen penting yang menghidupkan dinamika cerita di atas panggung. Sementara itu, aspek vokal para pemeran diarahkan oleh Moneva, yang memastikan standar vokal dan harmonisasi tetap terjaga sepanjang pertunjukan.
Baca Juga :
Festival Origami Seoul 2026 Sulap Yongsan I Park Mall Jadi Galeri Seni KertasPementasan Rodgers & Hammerstein’s Cinderella juga menghadirkan jajaran pemain yang terdiri atas figur publik dan talenta muda. Nama-nama seperti Jane Calista, Chloe Leman, Fei Luthfy, dan Elmandsipasi tampil sebagai bagian dari produksi ini. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri sekaligus memperluas jangkauan audiens, terutama dari kalangan generasi muda yang mulai mengenal teater musikal melalui panggung Broadway versi Indonesia.
"Pementasan Cinderella menjadi langkah penting Center Stage Community dalam menghadirkan teater musikal berstandar internasional. Melalui produksi ini, Censtacom berupaya memperluas apresiasi masyarakat terhadap seni teater musikal serta membuka akses yang lebih luas bagi publik untuk menikmati pertunjukan panggung berkualitas," kata Josephine Angelica, selaku sutradara sekaligus produser.
Baca Juga :
Tingalan Jumenengan ke-4, Mangkoenagoro X Ajak Masyarakat Saling MenghargaiSelama empat hari pementasan, Rodgers & Hammerstein’s Cinderella dipentaskan sebanyak tujuh kali, dengan jadwal pertunjukan pada Kamis, 15 Januari 2026 pukul 19.00 WIB; Jumat, 16 Januari 2026 pukul 14.00 WIB dan 19.00 WIB; Sabtu, 17 Januari 2026 pukul 14.00 WIB dan 19.00 WIB; serta Minggu, 18 Januari 2026 pukul 14.00 WIB dan 19.00 WIB. Seluruh rangkaian pertunjukan terbuka untuk umum dan mendapat sambutan positif dari penonton.
Center Stage Community merupakan komunitas teater berbasis di Jakarta yang didirikan pada 2019. Hingga kini, Censtacom telah menghadirkan 19 produksi musikal, di antaranya Little Women: The Broadway Musical, Thearapy, dan Sister Act. Konsistensi dalam memproduksi pertunjukan teater musikal membuat Censtacom dikenal sebagai salah satu penggerak ekosistem teater musikal di Indonesia.
Melalui pementasan Rodgers & Hammerstein’s Cinderella, Center Stage Community tidak hanya menghadirkan hiburan panggung, tetapi juga memperkuat posisi teater musikal sebagai bagian dari industri kreatif yang terus berkembang di Indonesia. Produksi ini menjadi penanda bahwa musikal Broadway memiliki ruang dan audiens yang semakin luas di Tanah Air.



