Mensesneg Soal Isu Reshuffle: Presiden Rutin Evaluasi Kinerja Menteri

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subainto secara rutin melakukan penilaian terhadap kinerja para menteri dalam menjalankan program dan tugas pemerintahan.

Keterangan tersebut disampaikan dalam menanggapi isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih yang belakangan menguat. Prasetyo menyebukan, segala urusan yang berkiatan dengan komposisi kabinet sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

“Jika kemudian Bapak Presiden merasa perlu melakukan pergantian, ya itu sepenuhnya beliau yang tahu. Karena beliau yang sehari-hari memonitor seluruh kinerja dari para pembantunya di kabinet,” kata Prasetyo Hadi di Wisma Danantara Jakarta pada Jumat (30/1).

Ia mengatakan, belum ada anggota kabinet dari kalangan menteri maupun wakil menteri yang dinilai berkinerja tidak memuaskan hingga saat ini.  Prasetyo mengatakan, isu reshuffle yang beredar belakangan ini cenderung bersifat spekulatif.

“Sejauh ini belum. Makanya kalau ada isu, ya namanya isu atau gosip ya,” ujar Prasetyo Hadi.

Presiden lantik menteri dan wakil menteri (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/bar)

Narasi reshuffle kabinet mencuat setelah Thomas Djiwandono melepas jabatan Wakil Menteri Keuangan sembari ditetapkan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Hingga kini pengisian jabatan Wakil Menteri Keuangan belum dilakukan karena proses penetapan Deputi Gubernur Bank Indonesia masih berjalan.

Nama lain yang beredar sebagai calon penghuni kabinet adalah Budi Djiwandono. Kabar adik Thomas Djiwandono itu masuk kabinet dilontarkan Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Utut Adianto.

Dalam rapat Komisi I, Utut mengatakan ada kabar Budi Djiwandono akan memegang jabatan eksekutif. Namun, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tak menjelaskan posisi apa yang dimaksud.

"Katanya orang di sebelah kanan saya (Budi Djiwandono), dugaan saya sebentar lagi akan ada di eksekutif," kata Utut dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1).
 ,


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mundurnya Dirut BEI, Purbaya:: Nggak Ada Dampak ke Fiskal
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Periksa Asisten Pribadi, KPK Kaitkan Aktivitas dan Pembiayaan Ridwan Kamil dengan Rasuah Iklan
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Margomulyo Macet Total hingga Sore Imbas Truk Mogok, Ekornya Sampai Tol
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Video: BMKG Ingatkan Besok Hujan Lebat-IRGC Bakal Masuk Daftar Teroris
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Farhan Pastikan Kajian Ubah Nama Taman di Bandung Rampung Maret
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.