ALOKASI pupuk bersubsidi Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tahun ini bertambah. Tahun lalu, alokasinya sebanyak 75.658 ton, namun tahun ini bertambah menjadi 78.015 ton.
Jabatan Fungsional Analis Prasarana dan Prasarana Pertanian Subkoordinator Sarana Dinas TPHPKP Kabupaten Cianjur, Agie Nurdjaman, mengatakan pupuk bersubsidi terdiri dari urea dan NPK. Untuk urea alokasinya sebanyak 43.015 ton dan NPK sebanyak 35 ribu ton.
"Alokasi pupuk bersubsidi tahun ini di Kabupaten Cianjur bertambah," katanya, Jumat (30/1).
Baca juga : DPRD Cianjur Prihatin Kasus Keracunan MBG, Minta Pemerintah Tegas Terhadap Vendor
Tahun lalu, sebut dia, alokasi urea sebanyak 41.093 ton dan NPK sebanyak 34.565 ton. Penambahan alokasi pupuk subsidi disesuaikan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK).
Selain itu, penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
"Di Jawa Barat, Kabupaten Cianjur merupakan daerah lumbung pangan selain Kabupaten Subang dan Karawang," ungkapnya.
Baca juga : Lagi, Keracunan MBG Meluas, Ratusan Pelajar di Kecamatan Cikalongkulon Jadi Korban
Jumlah petani di wilayah ini relatif masih cukup banyak. Data Dinas TPHPKP, sampai saat ini terdapat 187.064 orang petani.
Sementara itu, untuk rencana luas tanam tahun ini sekitar 217.013 hektare. Dengan luas lahan tanam tahun ini, Dinas TPHPKP Kabupaten Cianjur menargetkan penyerapan pupuk subsidi sebesar 90%.
"Target penyerapan tahun ini sebesar 90% ke atas. Mudah-mudahan bisa melampui penyerapan tahun lalu sebesar 83,11%," pungkasnya.



