Penyelidikan Kasus Kematian Selebgram Lula Lahfah Dihentikan, Ini Alasannya Kata Polisi

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian menghentikan penyelidikan kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang meninggal dalam unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1) karena tak ada unsur pidana.

"Karena tidak adanya peristiwa pidana, maka penyelidikan kami hentikan," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Baca Juga
  • Penggeledahan Rumah Siti Nurbaya Terkait Dugaan Korupsi Alih Fungsi Lahan Hutan untuk Industri Sawit
  • Ini Alasan KPK Belum Tahan Tersangka Kasus Kuota Haji Ishfal Abidal Aziz
  • Gus Yahya Ungkap PBNU Kembali Default Jelang Harlah ke-100

Iskandarsyah menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun perbuatan melawan hukum pada tubuh korban.

Polisi juga telah memeriksa sedikitnya 15 saksi serta menelusuri aktivitas terakhir korban melalui rekaman kamera pengawas (CCTV). “Kami yakin tidak ada unsur pidana dalam peristiwa ini,” ucapnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengambil keterangan dari sepuluh saksi terkait kematian pemengaruh (influencer) Lula Lahfah yang meninggal dunia di dalam unit apartemennya di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

Saksi-saksi tersebut, antara lain orang yang menemukan jenazah pertama kali, yakni asisten rumah tangga (ART) dan supir, serta dua orang teknisi pihak apartemen.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam pukul 18.44 WIB.

"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 3,12 Juta/Gram, Galeri24 Rp 3,26 Juta/Gram
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Dari Gol Bunuh Diri hingga Gol Penebus: Brandts dan Mandzukic Alami 2 Kutub Emosi di Piala Dunia
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Terungkap! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 445 Lembar Kulit Ular Piton di Bakauheni
• 10 jam lalusuara.com
thumb
Rekor Tertinggi, Dinamika, dan Rekam Jejak Iman Rachman di BEI
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Momen Hangat Dubes UEA Temui Jokowi di Solo, Bahas Persahabatan dan Kerja Sama Kesehatan
• 10 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.