Inarno Djajadi Lepas Jabatan Petinggi OJK, Intip Profilnya

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Inarno Djajadi diketahui mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan siaran pers, pengunduran diri tersebut telah disampaikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan akan diproses lebih lanjut sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Selain Inarno, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Aditya Jayaantara juga melakukan hal yang sama.

Adapun, pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan.

OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak mempengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional.

Profil Inarno Djajadi

Berdasarkan laman resmi OJK, Inarno lahir di Yogyakarta, pada 31 Desember 1962. Menyandang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 1981, yang kemudian memulai karier di bidang pasar modal sejak 1989.

Baca Juga

  • Petinggi OJK Ramai-Ramai Mundur, Ini Daftar Namanya!
  • Profil Mahendra Siregar, Ketua OJK yang Mengundurkan Diri di Tengah Gejolak Pasar
  • Aturan Free Float 15%, OJK: Peluang BPJS hingga Asabri Serok Saham

Inarno menjabat sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RUPS pada 29 Juni 2018.

Sebelumnya Inarno menjabat sebagai Treasury Officer di PT Aspac Uppindo Sekuritas (1989-1991), Direktur PT Aspac Uppindo Sekuritas (1991-1997), Direktur PT Mitra Duta Sekuritas (1997-1999), Direktur PT Widari Sekuritas (1999), dan Direktur Utama PT Madani Sekuritas (2000-2003).

Selain itu, Inarno juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama, Komisaris serta Komisaris Utama PT KPEI (2003-2009, 2010-2013, dan 2013-2016), Komisaris Utama PT Maybank Kim Eng Securities (2013-2014), Komisaris Utama PT CIMB Niaga Sekuritas (2014-2017), serta Komisaris BEI tahun 2017-2018.

Inarno juga memiliki pengalaman di berbagai organisasi sepanjang karirnya, termasuk sebagai anggota Ikatan Pialang Efek Indonesia (IPEI) (1992-1994), anggota Dewan Pengawas Profesi Pasar Modal Indonesia (2017-2020), dan saat ini menjabat sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Jakarta Raya (ISEI Jaya) sejak 2020.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
IHSG Ambruk Bikin Portofolio Merah, Investor Pemula Bisa Tenang kalau Paham Cara Ini
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Prediksi Liverpool vs Newcastle: Balik ke-5 Besar, The Reds?
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Roy Suryo Cs Uji Materi soal Pencemaran Nama Baik dan Fitnah ke MK
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Hasil Drawing Playoff 16 Besar Liga Champions: Real Madrid Jumpa Benfica Lagi
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Imbau Biro Haji Kembalikan Dana dari Jual Beli Kuota, Dua Tersangka Sudah Ditetapkan
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.