GenPI.co - Media sosial dihebohkan dengan kisah memilukan anak perempuan berusia 9 tahun di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang terpaksa bersekolah sambil mengasuh adiknya.
Hal ini terpaksa dilakukan sang anak siswa kelas 3 SDN Gembongan, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo bernama Ariendra Ralea karena sang ibu sakit parah.
Ralea terpaksa membawa adik kecilnya bernama Reyfan (3) ke sekolah setiap hari selama 6 bulan terakhir.
Bocah SD ini tak punya pilihan lain karena ibunya Rubiyanti (36), orang tua tunggal, berjuang melawan kanker payudara.
“Diketahui bahwa Ralea asal Salamrejo, Sentolo ini terpaksa membawa adik pertamanya Reyfan (3) ke sekolah karena kondisi ibunya, Rubiyanti (36) yang sedang berjuang melawan penyakit kanker payudara,” tulis akun Instagram @gegerkulonprogo, dikutip Jumat (30/1).
Dalam video tersebut disebutkan, sang ibu yang merupakan orang tua tunggal kesulitan menjaga kedua adik Ralea di rumah.
Kondisi ini memaksa Ralea mengambil alih peran sebagai kepala rumah tangga di usia dini. Dia mulai dari mengurus kebutuhan rumah dan merawat sang ibu.
“Tidak hanya itu, Ralea juga mengasuh adiknya saat jam pelajaran berlangsung, di mana hal ini sudah dilakoni sejak 6 bulan terakhir,” tulis @gegerkulonprogo.
Kisah perjuangan Ralea akhirnya mendapat perhatian dari sejumlah pihak.
Salah satunya datang dari Komisi IV DPRD Kulon Progo yang mendatangi Ralea di SDN Gembongan dengan memberikan bantuan.
Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo Edi Priyono mengaku prihatin melihat kondisi Ralea yang harus belajar sambil mengasuh sang adik.
“Kami cross check ke Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan bahwa keluarga yang bersangkutan sudah diakses dengan bantuan dari Pemda,” kata dia.
Edi mengaku pihaknya memberikan pendampingan dengan memastikan sang anak mendapatkan bantuan pendidikan serta sosialnya.
“Kami advokasi hingga ke sana sampai anak ini bisa tetap mengikuti belajar dengan tuntas,” jelas dia.(*)
Video viral hari ini:




